Support Dan Resisten, Kunci Sukses Trading

Bagi pemula, seringkali trader bingung dalam menentukan entry point dan exit point. Menentukan strategi yang baik merupakan “kewajiban” bagi trader agar dapat meraih peluang profit. Maka dari itu, Anda harus mengenal area support dan resistance (S/R) yang bisa Anda temukan di pola grafik candlestick.

Support merupakan level harga dimana aksi beli diperkirakan terjadi.

Resistance merupakan level tahanan dan level jual dari suatu produk.

Beberapa tujuan analisis S/R  antara lain:

  1. Membantu trader dalam mengambil tindakan

Level S/R memperlihatkan pergerakan harga dan fluktuasi pasar. Seperti adanya pembalikan harga (bounce) yang berarti harga akan stabil atau malah terjadi kontinuasi harga (break). Dengan begitu, trader bisa menentukan kapan akan menentukan entry dan exit point dalam kondisi pasar yang berpeluang mendapatkan profit.

  1. Mengidentifikasi kapan pembalikan tren terjadi 

Area support dan resistance memiliki bobot yang sama besar, dan berguna untuk mengidentifikasi awal arah tren membeli di level support pada kondisi uptrend atau menjual di level resistance pada kondisi downtrend.

Dari rangkaian beberapa level support, Anda menemukan bahwa sedang terjadi uptrend yang artinya reversal harga akan tetap terjadi sebelum menciptakan titik tertinggi yang baru. Sedangkan rangkaian dari beberapa level resistance berarti sedang terjadi downtrend artinya reversal harga akan tetap terjadi sebelum menciptakan titik terendah yang baru.

  1. Mengetahui supply & demand dalam pasar forex 

Saat supply melebihi demand, harga akan bergerak naik menyentuh level resistance. Anda punya peluang profit dengan cara menjual karena nantinya harga diperkirakan turun.

Begitupun sebaliknya saat demand melampaui supply, harga akan bergerak turun menyentuh level support. Ada peluang profit dengan cara membeli karena nantinya harga diperkirakan naik.

  1. Tidak ada Support & Resistance yang Abadi

Titik awal support dan resistance merupakan level yang diperkirakan mampu “menahan” laju pergerakan harga tetapi bukan penentu akhir. Level resistance yang terus naik akan berubah menjadi support, begitu pun untuk level support yang terus bergerak turun bisa menjelma menjadi resistance. Setelah terjadi pergantian peran ini, Anda sebaiknya menunggu konfirmasi penembusan level S/R untuk potensi kelanjutan tren.

Menganalisis area support dan resistance butuh kedisiplinan dan ketekunan agar Anda dapat menemukan peluang profit. Anda bisa berlatih membaca area support dan resistance dengan mencoba Trading Tanpa Risiko.