SUPPORT CENTER     0800-11-66639     Log In
Blog Dari Saham ke Forex: Kenali Perbedaannya

Dari Saham ke Forex: Kenali Perbedaannya

Selasa, 9 Februari 2021 | 4 menit baca

Anda pernah investasi atau trading saham dan tertarik untuk mencoba trading forex? Ada beberapa hal penting yang perlu Anda pahami sebelum terjun ke dalam pasar forex. Mari kita bahas kemiripan dan perbedaan antara saham dan forex.

   Ukuran lot

Baik saham dan forex sama-sama menggunakan satuan lot untuk menentukan jumlah transaksi. Bedanya, 1 lot saham sama dengan 100 lembar saham suatu perusahaan. Sedangkan dalam forex, 1 standard lot mewakili 100.000 ukuran kontrak, dan 1 mini lot (0,1 standard lot) mewakili 10.000 ukuran kontrak. Belum tahu apa itu ukuran kontrak? Yuk, pelajari di MIFX Academy.

   Kepemilikan saham vs ukuran kontrak

Anggap Anda punya dana Rp10.000.000. Kemudian, Anda ambil 3 juta untuk membeli 1 lot saham sebuah perusahaan. Berarti, saat ini Anda punya total dana tunai 7 juta dan 1 lot saham perusahaan tersebut. Sisa dana 7 juta ini tidak akan terpengaruh pergerakan harga saham. Sementara, nilai saham Anda bisa naik atau turun, tergantung kondisi pasar. Jika perusahaan yang sahamnya Anda beli memiliki fundamental yang baik—biasanya saham-saham blue chip—kemungkinan nilai saham tersebut akan terus naik, sehingga Anda bisa mendiamkan 1 lot saham tadi untuk investasi jangka panjang. Anda bisa meraih profit dengan menjual saham Anda tersebut dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli pada tahun-tahun mendatang.

Cara kerja forex cukup berbeda. Jika Anda punya dana Rp10.000.000 (kurang lebih $715), lalu Anda ambil 3 juta (kurang lebih $215) untuk melakukan transaksi Buy atau Sell EURUSD, maka total dana tunai yang Anda miliki sekarang bukan $500 yang menganggur. Total dana Anda yang miliki tetap $715, dan akan terus bergerak naik atau turun sesuai pergerakan harga real time EURUSD. Apabila posisi saat ini Anda rugi $100, berarti total dana Anda sekarang $615. Sebaliknya, bila posisi Anda saat ini sedang profit $100, berarti total dana Anda ada $815. Total dana yang terus berubah ini disebut dengan ekuiti dan dapat Anda pantau pergerakannya di aplikasi MIFX Mobile Anda atau di platform MetaTrader.

Baik saham dan forex sama-sama memiliki volatilitas yang tinggi. Namun ingat, ada leverage 1:100 dalam forex, sehingga kenaikan atau penurunan harga 2% saja bisa berarti kenaikan atau penurunan 200%. Karena itulah, forex lebih cocok digunakan untuk trading, bukan investasi jangka panjang, terutama jika modal yang Anda gunakan cenderung kecil. Untuk mengenal lebih lanjut perbedaan trading dan investasi, silakan Anda baca artikel ini.

   Faktor penggerak harga

Karena saham adalah bagian dari perusahaan, maka harga saham selalu dipengaruhi kondisi perusahaan tersebut. Saat perusahaan melakukan terobosan yang dinilai akan meningkatkan performanya, biasanya harga saham akan meningkat. Sebaliknya, jika perusahaan mengalami masalah, biasanya harga akan turun.

Sedangkan dalam trading forex, Anda bertransaksi dengan pasangan mata uang. Maka, pergerakan harga dipengaruhi oleh kondisi negara pengguna mata uang tersebut, mulai dari kondisi ekonomi, kondisi politik, kebijakan bank sentral, kebijakan pemerintah, perang, wabah atau pandemi seperti virus corona, dan lain-lain.

   Potensi profit dan risiko rugi

Anda dapat meraih potensi profit dari saham dengan beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi. Konsep ini bisa Anda gunakan baik dalam trading maupun investasi saham. Yang penting, Anda perlu memilih saham dengan fundamental yang baik untuk investasi, dan memilih saham yang volatil untuk trading. Kekurangannya adalah, jika Anda terlanjur membeli saham, kemudian harganya tiba-tiba jatuh, maka dana Anda akan “nyangkut”, kecuali jika Anda bersedia jual rugi. Jual rugi ini dikenal juga dengan istilah cut loss, yaitu kondisi di mana Anda menjual saham Anda dengan harga yang lebih rendah daripada harga beli.

Berbeda dengan saham, trading forex punya peluang trading dua arah. Anda tak perlu menunggu harga rendah untuk mulai trading forex. Saat harga rendah, Anda bisa membuka posisi Buy atau beli, lalu tutup posisi tersebut saat harga sudah tinggi. Sebaliknya, Anda bisa membuka posisi Sell atau jual saat harga pasangan mata uang sedang tinggi, lalu tutup posisi tersebut saat harga sudah rendah. Jadi, Anda bisa meraih potensi profit dalam kondisi pasar apa pun. Namun ingat, potensi profit selalu diikuti dengan risiko rugi, jadi pastikan manajemen risiko Anda sudah matang sebelum mulai trading forex. Pelajari cara mengelola risiko trading forex di sini.

   Kemiripan saham dan forex

Meski sepertinya beda jauh, tapi saham dan forex juga punya cukup banyak kemiripan, loh. Umumnya, trader atau investor saham dan forex menggunakan grafik candlestick untuk melakukan analisis teknikal. Keduanya juga sama-sama butuh analisis fundamental untuk mengetahui berita-berita yang mempengaruhi pergerakan harga.

Jika Anda sudah familiar dengan trading atau investasi saham, Anda pasti sudah tidak asing dengan indikator teknikal. Indikator-indikator yang digunakan dalam saham dan forex sebagian besar sama, seperti Moving Average, Parabolic SAR, dan lain-lain. Jadi, Anda sudah punya bekal yang lumayan untuk mulai trading forex. Namun, jika Anda belum familiar dengan indikator teknikal, Anda bisa baca lebih lanjut di artikel ini. Selain itu, saham dan forex juga sama-sama punya fitur yang membantu Anda mengelola risiko dan melindungi profit, yaitu Stop Loss dan Take Profit.

Baik saham maupun forex punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Anda sudah berpengalaman dengan forex, kemungkinan Anda akan bisa belajar forex dengan lebih mudah. Untuk Anda yang belum kenal saham atau forex sama sekali, Anda bisa belajar trading forex dengan menonton video edukasi MIFX Academy. Coba juga simulasi trading dengan membuka Akun Demo MIFX. Selamat mencoba trading forex!

Related Blog

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
MOHON MAAF EVENT INI KHUSUS UNTUK NASABAH MIFX
Jika Anda tertarik untuk mengikuti event ini, silakan deposit Akun Live Anda.
SAYA MENGERTI
Video Hanya Bisa Diakses Menggunakan Akun MIFX
Log in sekarang untuk menikmati akses tanpa batas ke seluruh video MIFX Academy
LOG IN
Belum memiliki akun MIFX? Daftar gratis di sini.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Silakan Isi Form di Bawah untuk Mendapatkan Ebook Gratis
Nama
Email
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI
Mohon menunggu, jangan tutup halaman ini