0800-11-66639     LOG IN
Layanan Nasabah PT. Monex Investindo Futures dan Phone Trading untuk sementara hanya dapat dilayani melalui nomor telepon 021-50928899
 
 
 
 
 
 
-article-07-3-jenis-chart-forex1594707771.jpg

3 Jenis Chart Forex yang Perlu Trader Kenali

19 November 2020

Kegiatan trader sangat lekat dengan analisis. Agar dapat membuat analisis teknikal yang baik, tentu kita harus tahu mengenal chart atau grafik yang kita gunakan dalam trading.


Chart berfungsi menampilkan pergerakan harga suatu produk dalam suatu time frame. Sumbu Y (garis vertikal) menunjukkan harga, sementara sumbu X (garis horizontal) menunjukkan waktu yang skalanya berdasarkan time frame yang dipilih. Dengan memahami chart, kita dapat memahami trend jangka panjang, menengah, dan pendek suatu produk, sehingga kita juga dapat membuat analisis trading dengan lebih baik. Kali ini kita akan membahas tiga jenis chart yang sering digunakan dalam trading forex.


1. Line Chart

image


Ini adalah chart yang paling sederhana dalam forex. Line chart membentuk garis yang menghubungkan titik-titik harga closing. Chart ini hanya menunjukkan pergerakan closing saja, tanpa ada informasi detail lainnya. Sehingga, line chart lebih cocok untuk melihat trend, apakah harga cenderung bullish (naik) atau bearish (turun).


2. Bar Chart

Dibandingkan dengan line chart, bar chart memuat lebih banyak informasi.

image


Titik paling bawah menunjukkan harga terendah produk (Low) dalam suatu time frame. Garis horizontal di sebelah kiri adalah harga pembukaan produk (Open),  garis horizontal sebelah kanan adalah harga penutupan produk (Close), dan titik paling atas menunjukkan harga tertinggi produk tersebut (High) dalam suatu waktu.


3. Candlestick Chart

Candlestick chart merupakan variasi yang lebih bagus dari bar chart, sehingga paling banyak digunakan oleh trader forex. Informasi yang ditampilkan sama dengan bar chart. Berikut ini cara membaca sebuah candlestick:


image


Candlestick terdiri dari dua bagian, yaitu shadow atau wick dan body. Shadow adalah dua garis vertikal di bagian atas dan bawah. Titik paling bawah shadow menunjukkan harga terendah produk (Low) dan titik paling atas menunjukkan harga tertinggi produk (High) dalam suatu waktu.


Kita bisa melihat tinggi rendahnya harga dari shadow ini. Jika upper shadow lebih panjang, berarti para buyer di pasar sedang berusaha menaikkan harga tapi tidak berhasil. Dan sebaliknya jika lower shadow lebih panjang, berarti para seller sedang berusaha menurunkan harga tapi tidak berhasil.


Body adalah bagian batang di tengah candlestick. Biasanya terdapat dua warna yang berbeda untuk body. Pada contoh di atas kita menggunakan body warna hijau dan merah. Jika harga penutupan (Close) lebih tinggi dari harga pembukaan (Open), maka body berwarna hijau. Ini menunjukkan minat beli yang cukup besar. Sebaliknya jika harga pembukaan lebih tinggi daripada harga penutupan, maka body berwarna merah. Ini berarti tekanan jual sedang cukup besar. Dalam candlestick, posisi harga yang lebih tinggi selalu berada di atas. Jadi, pada body hijau harga penutupan terletak di atas dan pada body merah harga pembukaan terletak di atas.


Saat pasar sedang mengalami trend dengan momentum yang tinggi, kamu akan melihat candlestick dengan body yang panjang dan shadow yang pendek. Dan saat kondisi pasar sedang volatil, maka kamu akan melihat candlestick dengan body yang pendek dan shadow yang panjang.


Chart merupakan sumber informasi yang sangat penting. Biasakan untuk rutin melihat pergerakan chart setiap hari, maka kemampuanmu membuat analisis trading akan semakin terasah. Dan ini akan memberikan keunggulan untuk kamu dalam mengambil keputusan transaksi yang menguntungkan.

RELATED ARTICLES
-article-02-george-soros1613445165.jpg
5 Tips Trading dari Trader Forex Legendaris George Soros
16/02/2021 10:12
Ini dia tips trading ala George Soros, trader forex legendaris yang dikagumi hampir semua trader di dunia. Apa saja rahasia suksesnya? Cari tahu di sini.
Selengkapnya
-article-01-penggerak-harga-20211610425150.jpg
3 Isu Penting Penggerak Harga di Tahun 2021
12/01/2021 11:20
Vaksin virus corona, kebijakan Joe Biden setelah pelantikan presiden, hubungan perdagangan setelah Brexit—cari tahu dampak dari 3 isu penting ini terhadap pergerakan harga forex dan komoditi di tahun 2021.
Selengkapnya
-article-07-bill-lipschutz1609234746.jpg
Sukses Trading Ala Bill Lipschutz: Hasilkan $250.000 di Usia 20-an
29/12/2020 16:39
Di usia muda, Bill Lipschutz berhasil meraih profit tinggi dari trading forex. Apa rahasia kesuksesannya? Baca dan ikuti tips-tips berikut.
Selengkapnya
-article-06-trading-forex-di-tengah-pandemi1608610845.jpg
4 Alasan Trading Forex Cocok Dilakukan di Tengah Pandemi
22/12/2020 11:23
Meski banyak produk finansial yang merosot akibat pandemi virus corona, trading forex tetap menjadi salah satu pilihan populer untuk meraih penghasilan tambahan. Mengapa demikian? Temukan jawabannya di artikel ini.
Selengkapnya
RELATED ARTICLES
DISCLAIMER
Seluruh konten di dalam website ini bersifat informatif. PT. Monex Investindo Futures tidak menjamin kelengkapan dan akurasinya. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian, baik langsung maupun tidak langsung, akibat penggunaan informasi yang tersedia di website ini.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Mohon menunggu, jangan tutup halaman ini