0800-11-66639     LOG IN
Layanan Nasabah PT. Monex Investindo Futures dan Phone Trading untuk sementara hanya dapat dilayani melalui nomor telepon 021-50928899
 
 
 
 
 
 
-article-07-faktor-penggerak-harga-minyak1603763051.jpg

Ingin trading minyak? Kenali 3 faktor penggerak harga minyak berikut

27 October 2020

Minyak mentah sering juga disebut “emas hitam” karena potensinya yang luar biasa untuk investasi dan perdagangan, tidak kalah dengan emas. Fluktuasi harganya pun sangat tinggi dan volatil. Dari $105 per barel di tahun 2014, harga minyak tergelincir turun hingga $30 per barel di awal tahun 2020 ini. Tentu saja ini membuka peluang profit yang tinggi bagi para trader minyak. Apalagi karena trader minyak online bisa meraih peluang profit dua arah. Anda tertarik? Pelajari dulu faktor-faktor penggerak harga minyak berikut.


1. Kebijakan OPEC dan negara-negara penghasil minyak

Ada banyak negara produsen minyak. 12 di antaranya adalah anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), yaitu Aljazair, Angola, Arab Saudi, Ekuador, Irak, Iran, Kuwait, Libya, Nigeria, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Venezuela. Negara-negara penghasil minyak lain, seperti Rusia, Amerika Serikat, China, Kanada, dan Meksiko, tidak bergabung dalam OPEC.


Anggota OPEC bekerja sama untuk menentukan stabilitas harga minyak mentah dengan cara meningkatkan atau mengurangi produksi minyak. Di saat yang bersamaan, situasi dan kondisi negara-negara produsen minyak, baik OPEC dan non OPEC, juga mempengaruhi harga minyak. Misalnya, hubungan politik Iran dan Venezuela dengan Amerika Serikat yang kurang mulus, embargo minyak Arab, perang Irak dan Iran. Kebijakan pemerintah, pertumbuhan ekonomi, serta bencana juga berpengaruh karena berhubungan dengan faktor kedua, yaitu supply and demand.


2. Supply and demand minyak mentah

Supply and demand, atau penawaran dan permintaan, mendorong fluktuasi harga semua barang, termasuk minyak mentah. Supply minyak sendiri biasanya berkisar 1-2 juta barel lebih banyak daripada demand-nya, sehingga tentu butuh tempat untuk menyimpan cadangan minyak mentah tersebut, yang akan digunakan saat produksi minyak menurun.


Semakin banyak supply minyak cadangan, semakin turun harga minyak mentah di pasaran. Ini karena tempat penyimpanan minyak cadangan terbatas, sehingga sisa cadangan minyak mau tidak mau harus dijual ke pasaran jika tempat penyimpanan sudah penuh.


Faktor lain yang mempengaruhi supply adalah kondisi negara penghasil minyak itu sendiri. Misalnya, produksi minyak bisa menurun akibat adanya konflik di Timur Tengah, sehingga supply minyak cadangan pun menurun. Semakin sedikit supply minyak cadangan, maka harga jual minyak di pasaran akan semakin tinggi.


Bicara soal demand minyak, biasanya berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi yang baik biasanya disebabkan oleh meningkatnya bisnis dan industri. Jika bisnis dan industri meningkat, berarti penggunaan minyaknya pun semakin banyak, supply minyak cadangan semakin sedikit, sehingga harga minyak akan meningkat. Sebaliknya, di saat kondisi ekonomi kurang baik, misalnya karena pandemi virus corona, banyak industri yang produksinya menurun, bahkan tutup. Berkurangnya aktivitas bisnis dan industri ini berdampak pada menurunnya penggunaan minyak, sehingga supply minyak cadangan semakin banyak, dan harga minyak makin turun.


Selain itu, demand dari penggunaan minyak pribadi juga berpengaruh. Misalnya demand minyak meningkat saat musim panas, di mana banyak orang yang bepergian untuk liburan. Demikian juga dengan musim dingin, di mana kebutuhan minyak meningkat untuk keperluan penghangat ruangan.


3. Perkembangan teknologi produksi minyak

Selain penyimpanan, supply minyak juga berkaitan dengan pemboran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan minyak. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan perusahaan minyak untuk memproduksi minyak dengan lebih cepat dan banyak. Contohnya adalah penemuan teknik fracking yang memungkinkan perusahaan minyak untuk mengebor minyak shale dari bebatuan. Karena teknik ini memudahkan pengeboran minyak, supply minyak pun menjadi lebih tinggi daripada demand-nya, sehingga harga minyak ikut turun.


Itu tadi adalah tiga faktor utama penggerak harga minyak mentah, atau crude oil. Jangan lupa cari tahu juga korelasi antara minyak dan komoditi lainnya dengan berbagai mata uang major di sini. Makin tertarik untuk trading minyak? Asah dulu kemampuan Anda dengan Akun Demo MIFX. Coba simulasi trading dengan dana virtual $10.000, tanpa risiko, dan gratis puluhan video edukasi untuk trader pemula.
RELATED ARTICLES
-article-07-saham-vs-index1606370373.jpg
Trading Saham VS Trading Index: Apa Perbedaannya?
26/11/2020 13:03
Benarkah trading index lebih menguntungkan daripada trading saham? Bagaimana potensi profit dan risikonya? Cari tahu di sini agar Anda dapat memilih produk trading yang tepat sesuai toleransi dan profil Anda.
Selengkapnya
-article-04-faktor-penggerak-harga-perak1605151383.jpg
Kenali Faktor Penggerak Harga Perak Sebelum Mulai Trading
12/11/2020 10:23
Berminat meraih profit dengan trading perak? Pelajari dulu faktor penggerak harga perak berikut agar Anda dapat menemukan peluang trading dengan lebih jitu.
Selengkapnya
-article-02-investasi-yang-tepat-1-1589958481.jpg
Investasi Apa yang Tepat di Tengah Pandemi?
23/06/2020 14:31
Di tengah ancaman pandemi virus corona, semua jadi serba tidak pasti. Namun, kalau kamu masih cukup beruntung punya dana untuk investasi, instrumen atau komoditi mana, sih, yang paling pas untuk menambah daftar portfolio-mu?
Selengkapnya
-article-03-cut-loss-harga-minyak1589958616.jpg
Haruskah Cut Loss Saat Harga Minyak Turun Drastis?
23/06/2020 14:25
Harga minyak yang sempat turun drastis, bahkan hingga minus, beberapa waktu lalu mungkin sempat membuat para trader minyak panik. Apa, sih, penyebab terjunnya harga minyak? Sebagai trader, langkah apa yang bisa kamu ambil dalam situasi seperti ini?
Selengkapnya
RELATED ARTICLES
DISCLAIMER
Seluruh konten di dalam website ini bersifat informatif. PT. Monex Investindo Futures tidak menjamin kelengkapan dan akurasinya. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian, baik langsung maupun tidak langsung, akibat penggunaan informasi yang tersedia di website ini.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Mohon menunggu, jangan tutup halaman ini