Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
10 Acuan Trading yang Perlu Anda Ketahui untuk Hasil Maksimal

10 Acuan Trading yang Perlu Anda Ketahui untuk Hasil Maksimal

24/04/2018 11:15

Takutlah ketika orang lain menjadi tamak dan tamaklah saat orang lain takut. Kalimat di atas keluar dari investor kelas kakap Warren Buffet yang berarti wejangan agar trading jangan berdasarkan keserakahan dan ketakutan, keduanya sering menyelimuti emosi trader.  

 

Saat pasar dalam aksi beli besar-besaran kita ikut-ikutan membeli namun kita tidak tahu harga sudah berada di dekat puncak sehingga tidak beberapa lama usai membeli harga kembali turun dan trader merugi. Demikian pula saat ada aksi jual massif, kita ikut-ikutan menjual saat pasar sudah jenuh jual dan tidak lama lagi ada pembalikan arah menguat.  Hal itu dikarenakan emosi menguasai kita dan kita tidak menggunakan indikator-indikator pasar yang ternyata menunjukkan adanya sinyal tren harga menurun atau menguat.

 

Karena itu, trading harus menghitung beberapa faktor yang menjadi acuan, antara lain:   

1.Trading sesuai dengan rencana

Trading yang baik adalah yang direncanakan, tidak asal beli kemudian jual atau hanya berdasarkan perasaan saja. Pasar bisa berubah arah kapan saja tanpa kita ketahui karena itu Anda harus menyiapkan berapa persen modal digunakan, berapa batas kerugian yang ditolerir dan berapa profit yang diincar. Sesudah itu konsistenlah dengan rencana trading Anda.

 
2. Trading sesuai dengan arah tren

Sudah menjadi rumusan utama di dunia trading agar jangan pernah melawan arah pasar. Karena itu di saat pasar bullish, pasang posisi Beli demikian pula saat pasar bearish, pasang posisi Jual.  

3. Posisi masuk sesuai dengan kriteria rencana trading saya

Setiap trader memiliki kriteria rencana trading masing-masing. Sebagai contoh seorang trader memiliki kriteria kapan masuk ke pasar dengan metode dua garis moving average (MA), yaitu MA 50 dan 100. Ia memasang posisi Buy ketika garis MA 50 dari bawah sudah crossing dengan garis MA 100, sebaliknya saat garis MA 50 dari arah atas crosing dengan MA 100, waktunya posisi Jual.

4. Perhatikan jadwal data ekonomi

Jika tidak ada faktor geopolitik atau kebijakan perdagangan yang mengguncang pasar, maka data ekonomi akan menentukan arah pasar dan volatilitasnya. Perhatikan jadwal ekonomi di saat mau memulai trading. Jika data positif maka arah pergerakan harga produk menguat dan pasang posisi Beli jika negatif maka akan melemah dan pasang posisi Jual.

5. Rasio risk/reward dapat diterima

Setiap trader yang memiliki trading plan memiliki batas besaran profit (Take Profit/TP) dan juga batas besaran risiko (Stop Loss/SL). Rasio risk/reward yang ditetapkan tiap trader berbeda-beda, ada yang menetapkan 1:2; 1:3 ; hingga 1:10.    

Namun yang harus diingat, level SL tidak boleh terlalu dekat jaraknya dengan level entry, misalnya Anda menetapkan SL 5 - 10 pip dari level entry. Karena, trading Anda bisa berhenti di saat ada peluang harga menyentuh level Take Profit yang dicanangkan sehingga menyebabkan strategi trading tidak berjalan dengan baik. Demikian pula Take Profit jangan telalu jauh dari level entry, karena di saat pasar tidak volatil maka level profit tidak tercapai.   

6. Potensi profit paling tidak 2 kali risiko

Tetapkan rasio risk/reward, paling tidak 1:2 karena jika pun Anda hanya punya winning rate 40 persen, secara matematis, Anda masih dapat profit. Misal Anda tetapkan SL 50 pips, TP 100 pips dengan 10 kali trading. Hitungannya sebagai berikut:

4 x TP = 4 x 100 = 400

6 x SL = 6 x 50 = 300

Sekalipun hanya menang 4 kali dan rugi 6 kali, Anda masih profit 100 pips.

7. Eksekusi profit sesuai dengan rencana

Misal kamu menetapkan profit 50 pip namun kondisi pasar tiba-tiba volatil menyebabkan level terendah atau level tertinggi lebih dari 50 pip dari level entry Anda menyebabkan Anda mengubah level Take Profit menjadi 60 atau 70 pip. Saat Anda sudah mengubah, pasar sudah tidak volatil lagi dan berubah menjadi sideways atau mendatar. Karena itu janganlah mengubah TP di tengah trading.

8. Kerugian yang bisa diterima sama dengan maximum drawdown

Walau Anda menerapkan Stop Loss, namun Anda bisa mengalami kerugian beruntun dalam trading Anda sehingga mengikis modal trading. Tetapkan maximum drawdown atau batas kerugian yang bisa Anda tolerir. Jika kerugian telah mendekati batas, Anda perlu melakukan evaluasi rencana trading.

9. Saya siap menerima kerugian

Setiap trading selalu ada risikonya. Seperti halnya trading barang fisik, trading forex, emas dan minyak berjangka juga ada risiko. Karena itu, siapkan mental Anda dan buat rencana trading yang baik agar kerugian diminimalisir.  

10. Kondisi emosi dan fisik saya sedang baik

Pastikan situasi emosi dan fisik Anda sedang dalam keadaan baik karena akan mempengaruhi trading. Saat sedang sakit fisik atau emosional, pikiran tidak fokus dan bisa berdampak ke kerugian trading.

 

Anda bisa langsung mencoba trading dengan rencana dan pengelolaan risiko di sini. Artikel ini hanya permulaan dari serial trading tips lainnya dari kami. Nantikan trading tips kami yang menarik selanjutnya.

Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
Hotline pelayanan pengaduan 0800-10-11888
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD