Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Cara Tepat Minimalkan Risiko dalam Online Trading

Cara Tepat Minimalkan Risiko dalam Online Trading

18/10/2018 13:55
Dalam trading, risiko dan profit memang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula risikonya. Namun, tentunya Anda tidak akan mendapatkan untung jika risiko yang Anda dapatkan sama atau bahkan lebih besar dari potensi profit.

Untuk itu, saat belajar trading, diperlukan strategi manajemen risiko yang dapat meminimalkan rugi atau loss. Sebagai contoh, 4 langkah berikut merupakan teknik manajemen risiko yang mudah diterapkan namun memiliki hasil yang efektif:

Hindari Trading Terlalu Sering (Overtrade)
Tahukah Anda, banyak trader sukses memiliki persentase kemenangan trading yang berkisar antara 40 – 60%? Hal tersebut disebabkan sifat pasar forex yang memang tidak dapat ditebak sepenuhnya. Hal itu yang membuat semakin sering Anda trading tanpa persiapan serta tujuan yang jelas, semakin besar pula potensi risiko menghampiri Anda.

Hal ini dipengaruhi fakta bahwa banyak trader merasa tidak sabar untuk segera membalas kerugian di sesi trading sebelumnya, dengan membuka posisi trading baru secepatnya. Trading dengan dorongan emosional yang besar seperti itu seringkali membuat Anda tidak melakukan analisis yang cukup baik dan memperbesar kemungkinan rugi.

Batasi Alokasi Besaran Trading Berdasarkan Jumlah Modal yang Anda Miliki
Anda disarankan untuk membagi modal trading yang Anda miliki ke jumlah yang lebih kecil untuk membatasi kerugian. Sebagai contoh, jika Anda memiliki total modal sebesar USD 1,000, batasi penggunaan modal tersebut pada angka USD 50 - 100 untuk tiap satu kali transaksi.

Dengan cara ini, kerugian maksimal yang mungkin Anda alami pada tiap transaksi tidak akan membuat Anda langsung kehabisan modal. Untuk hasil maksimal, kebanyakan trader menggunakan 10 – 20% total modal yang mereka miliki pada tiap sesi perdagangan.

Gunakan Fitur Stop Loss dalam Setiap Transaksi
Saat membuka posisi trading baru, pastikan Anda menggunakan fitur stop loss untuk mencegah terjadinya kerugian di luar pengawasan. Secara umum, fitur ini akan otomatis menutup posisi perdagangan Anda saat kerugian telah mencapai batasan poin yang telah Anda tetapkan sebelumnya. Rata-rata trader menerapkan kerugian maksimal 10-20% pada stop loss.

Fokus ke Pasangan Mata Uang yang Anda Kuasai
Terkadang, Anda akan tergiur untuk menempatkan posisi trading pada pasangan mata uang yang sedang bergerak aktif. Meski demikian, hal tersebut sebaiknya tidak Anda lakukan jika pasangan mata uang tersebut kurang Anda pahami.

Sebab, pasar forex sangat dipengaruhi oleh berbagai event dan momentum yang terjadi di dunia. Sehingga, jika Anda tidak memiliki sumber informasi yang cukup mengenai pasangan mata uang tersebut, kemungkinan besar Anda tidak akan dapat melakukan analisis yang cukup untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan yang berlawanan dengan perkiraan Anda.

Itulah empat tips manajemen risiko yang dapat Anda terapkan saat trading forex online. Untuk memaksimalkan keempat tips tersebut, tingkatkan terus pengetahuan serta kemampuan trading Anda agar Anda semakin percaya diri.
Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD