Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Perbedaan Day trading dan Scalping dalam Forex Trading

Perbedaan Day trading dan Scalping dalam Forex Trading

13/11/2018 16:50
Dalam perdagangan forex jangka pendek, dikenal dua istilah strategi trading yang cukup sering digunakan. Keduanya yaitu day trading dan scalping. Secara umum, daytrading adalah melakukan transaksi trading dalam jangka waktu pendek, biasanya dalam satu hari. Demikian pula Scalping, transaksinya cenderung berjumlah besar dalam waktu yang juga singkat.

Dengan proses trading yang serupa, wajar jika bagi Anda yang baru belajar trading forex online, kedua strategi ini mungkin terlihat mirip. Meski demikian, terdapat perbedaan yang cukup besar dalam cara trading forex kedua strategi ini.

Jangka Waktu Trading
Seorang day trader, seperti namanya, melakukan trading dalam hitungan jam setiap harinya. Rata-rata day trader membuka posisi dalam jangka waktu mulai 2 jam hingga beberapa belas jam setiap harinya. Sementara itu, seorang scalper justru melakukan trading dalam periode yang sangat singkat, biasanya hanya dalam hitungan satu hingga lima menit.

Besar Modal yang Digunakan
Jika seorang day trader mengalokasikan dananya dengan tujuan mendapat untung yang konsisten dalam perdagangan harian, maka tidak demikian halnya dengan scalper. Seorang scalper profesional membuka posisi akun dengan modal dalam jumlah besar, dan menghasilkan keuntungan secara cepat dalam perdagangan beberapa menit.

Beberapa scalper juga membuka beberapa posisi sekaligus dalam satu sesi trading untuk melipatgandakan keuntungan yang mereka dapat. Dengan gaya trading seperti itu, seorang scalper memiliki risiko yang lebih besar dari kebanyakan day trader.
 
Pengalaman dan Manajemen Risiko
Untuk menjadi seorang scalper yang mampu meraih untung secara konsisten dibutuhkan pengalaman yang cukup banyak. Hal ini disebabkan seorang scalper tidak pernah meragukan prediksinya. Saat membuka posisi dengan jumlah modal yang besar, ia sudah mengetahui arah gerak pasar sehingga dalam hitungan menit, posisi tradingnya telah mencetak profit.

Tentunya hal ini kurang cocok bagi pemula dalam forex trading. Sehingga, bagi Anda yang sedang belajar trading online, metode day trading lebih disarankan.

Hasil Trading
Dengan metode trading cepat seperti itu, seorang scalper mampu mengumpulkan hasil trading dengan sangat cepat. Jika seorang day trader membutuhkan waktu satu atau dua hari untuk mendapatkan hasil tradingnya, maka dalam periode yang sama, kemungkinan besar seorang scalper telah mencetak beberapa kali transaksi profit.

Lalu, strategi apakah yang paling baik digunakan untuk trading forex? Jawabannya kembali ke diri Anda masing-masing. Sejauh mana Anda percaya dengan kemampuan trading dan kemampuan manajemen risiko Anda. Sebab, strategi trading terbaik adalah strategi yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan finansial Anda dalam trading.
Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD