Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
4 Macam Perasaan Takut Saat Trading dan Cara Mengatasinya

4 Macam Perasaan Takut Saat Trading dan Cara Mengatasinya

30/11/2018 15:26
Saat pertama kali belajar trading forex online, Anda mungkin mengalami berbagai rasa takut, bimbang, dan ragu. Hal tersebut adalah hal yang wajar, sebab, secara alami, Anda memang akan takut terhadap sesuatu yang belum benar-benar Anda pahami.

Namun, untuk dapat meraih profit dan meningkatkan skill Anda, tentu Anda harus mencari cara trading forex terbaik dan mengatasi rasa takut tersebut. Berikut ini adalah 4 macam rasa takut yang mungkin Anda rasakan saat trading serta langkah mudah mengatasinya.

Takut Rugi
Setiap orang pasti takut mengalami rugi. Namun, ketakutan yang berlebihan dapat membuat Anda menjadi ragu-ragu dan kehilangan kesempatan. Dalam trading, takut rugi dapat membuat Anda ragu dalam membuka sebuah posisi. Biasanya, saat keraguan akhirnya hilang, kesempatan meraih profit pun telah lewat.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya mulailah membuat strategi trading dengan analisis yang kuat dan dapat Anda ikuti. Saat peluang muncul, segera ikuti strategi yang telah Anda buat. Sadari bahwa ketakutan hanya akan membuat Anda semakin jauh dari target profit yang sudah Anda tetapkan. Dengan begitu, perlahan-lahan, rasa takut ini akan hilang.

Takut Tertinggal
Seringkali keputusan trading yang salah dibuat saat Anda terpengaruh oleh trader lain. Meski kadang hal ini menguntungkan, membuka posisi trading hanya karena takut tertinggal kesempatan yang sedang banyak diperbincangkan ternyata justru dapat merugikan.

Sebab, seringkali, saat sebuah tren sudah banyak diperbincangkan, tren tersebut sudah mendekati masa akhirnya. Sehingga, bukan tidak mungkin saat akhirnya Anda memutuskan untuk ikut membuka posisi berdasarkan tren, Anda justru akan mengalami rugi karena tren berhenti atau malah berbalik arah.

Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan tidak terlalu bergantung pada orang lain saat menganalisa tren. Sebab, seringkali, awal mula sebuah tren justru tak banyak dibicarakan.

Takut Melepas Profit
Saat perdagangan mulai meraih profit, banyak trader yang terlalu cepat menutup posisinya. Hal ini didasari pada rasa takut pergerakan tiba-tiba berbalik arah dan profit yang belum sempat diambil ikut menghilang. Namun, saat posisi berada dalam posisi rugi, trader tersebut justru terlalu lama menunggu untuk menutup posisi. Hal ini jelas berkebalikan dengan prinsip utama dalam trading yaitu "tutup kerugianmu secepatnya, dan biarkan keuntunganmu terus berjalan".

Untuk mengatasinya, Anda perlu memahami bahwa umumnya, sebuah tren cenderung bertahan untuk waktu yang lebih lama dibanding perkiraan Anda, terutama jika Anda telah mengikuti hasil analisis yang akurat. Selama profit yang Anda dapatkan masih positif dan tren reversal belum benar-benar terlihat, maka akan sangat baik jika Anda terus membiarkan posisi terbuka dan mengakumulasi profit lebih banyak lagi.

Takut Merasa Salah
Rasa takut yang satu ini sangat mudah muncul di kalangan trader pemula yang sedang belajar trading online. Banyaknya pendapat trader lain yang terlihat lebih ahli dapat membuat Anda merasa kurang percaya diri dengan keputusan yang Anda buat.

Padahal, hal tersebut sebenarnya kurang tepat. Sebab, profil risiko tiap orang yang berbeda akan menghasilkan kesimpulan dan teknik trading yang berbeda pula. Untuk itu, cobalah untuk selalu percaya diri dengan kemampuan trading dan analisis Anda serta tidak perlu terlalu memikirkan omongan dan pendapat orang lain yang dapat membuat Anda bingung.
Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.