Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Mengenal Support dan Resistance Serta Cara Memanfaatkannya dalam Trading

Mengenal Support dan Resistance Serta Cara Memanfaatkannya dalam Trading

30/11/2018 16:17
Dalam tiap sesi perdagangan, harga-harga instrumen trading tentu akan berubah. Baik naik atau turun, harga-harga ini selanjutnya akan membentuk pola-pola puncak harga tertinggi dan terendah yang sulit untuk dilewati pada pergerakan harga selanjutnya. Puncak-puncak inilah yang selanjutnya dikenal sebagai titik support dan resistance.

Titik Support & Resistance
Titik harga terendah yang bertahan dan tidak terlewati selama beberapa saat dikenal sebagai support. Sementara titik tertinggi dari pergerakan harga dalam suatu sesi yang belum terlewati disebut sebagai resistance. Dalam grafik, resistance dan support dapat digambarkan sebagai garis yang membatasi pergerakan harga.

Lalu, apa manfaat mengetahui titik support dan resistance dari pergerakan harga sebuah instrumen? Jawabannya adalah kedua titik ini memberikan patokan rentang pergerakan harga yang memungkinkan dalam suatu sesi perdagangan. Dengan memanfaatkan kedua titik ini, Anda dapat mengetahui gambaran kasar posisi harga dan kemungkinan arah pergerakan selanjutnya.

Trading Memanfaatkan Support & Resistance
Sebagai contoh, karena support merupakan titik terendah dalam pergerakan harga, maka saat harga berada dekat titik tersebut, kemungkinan harga selanjutnya akan mengalami penguatan. Dengan demikian, hal itu dapat menjadi indikator teknis untuk membuka posisi buy.

Demikian pula sebaliknya, saat harga berada pada titik resistance, terdapat kemungkinan harga untuk mengalami reversal dan kembali turun. Sehingga, Anda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk membuka posisi sell.

Breakout & False Breakout
Meski demikian, Anda juga perlu mewaspadai terjadinya breakout atau false breakout di titik-titik support dan resistance yang sudah berlangsung cukup lama. Breakout Adalah kejadian dimana harga akhirnya bergerak menembus titik support atau resistance yang sudah ada dan bergerak terus hingga mencapai titik support dan resistance yang baru.

Sementara false breakout berlaku sebaliknya. Saat indikator teknikal lain menunjukkan sinyal akan terjadinya breakout, terkadang, harga justru mengalami reversal dan bergerak ke arah sebaliknya secara tiba-tiba. Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga dan sentimen pasar yang muncul tidak cukup kuat untuk menembus titik yang sudah ada dan menciptakan harga support dan resistance baru.

Dengan begitu, untuk dapat memanfaatkan titik support dan resistance dalam perdagangan Anda, Anda juga perlu memadukannya dengan berbagai indikator teknikal lain seperti MACD dan RSI.

Memadukan Support & Resistance dengan Indikator Lain
Sebagai contoh, saat harga sudah mendekati titik resistance, terdapat dua kemungkinan yang mungkin terjadi, yaitu harga akan mengalami breakout atau mengalami reversal dan turun kembali. Kedua hal ini dapat dibedakan dengan mengamati indikator RSI dan MACD.

Jika pada MACD grafik masih menunjukkan tren positif maka kemungkinan besar breakout akan terjadi. Demikian pula dengan RSI. Saat harga sudah mendekati titik resistance namun grafik masih belum melewati titik saturasi di angka 70% maka kemungkinan breakout akan terjadi.

Dengan mengkombinasikan indikator dan nilai harga yang terlihat, Anda akan lebih mudah mengenali pergerakan harga yang mungkin muncul. Anda juga dapat mencoba menerapkan ini dalam proses belajar trading forex online Anda menggunakan akun demo seperti yang disediakan Monex di sini.
Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.