Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Gold v.s. Bitcoin: Perbedaan Transaksi Harga dari Dua Benda Hasil Tambang

Gold v.s. Bitcoin: Perbedaan Transaksi Harga dari Dua Benda Hasil Tambang

17/01/2018 15:00

Emas v.s. Bitcoin. Dua benda yang tersirat sama karena sama-sama diperoleh dengan cara mining atau penambangan. Seperti yang kita tahu, penambangan emas sudah dilakukan selama berabad-abad dan diperoleh dari hasil bumi. Sedangkan bitcoin mining dilakukan secara digital yaitu melalui pemecahan serangkaian persoalan matematis (puzzle) berdasarkan tingkat kesulitan tertentu.

Namun perlu Anda ketahui bahwa trading emas dan trading bitcoin sangat berbeda dalam hal transaksi harga. Menentukan harga bitcoin cenderung mengandalkan spekulasi. Sedangkan emas, terdapat faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan harga emas.

Berikut 3 perbedaan transaksi harga antara emas dan bitcoin.

1. Emas punya performa terbaik saat terjadi krisis ekonomi

Inilah salah satu hal yang paling membedakan antara emas dan bitcoin. Selama berabad-abad emas dikenal sebagai aset lindung. Ketika nilai mata uang berpotensi menurun karena faktor inflasi, nilai emas cenderung akan bertambah dan tidak terpengaruh pada inflasi dan kenaikan suku bunga.

Sedangkan bitcoin tidak punya performa itu. Tidak ada yang mengetahui bagaimana performa bitcoin saat terjadi kepanikan finansial seperti inflasi misalnya. Tahun 2009 lalu, saat bitcoin hadir, saat itu tidak ada guncangan moneter yang terjadi di dunia ini. Jadi, siapa yang bisa menjamin performa bitcoin saat itu krisis moneter terjadi.

2. Emas punya peluang profit yang jelas dalam trading

Dalam dunia trading, harga emas sangat berpengaruh pada pergerakan atau nilai dari dolar Amerika Serikat (AS). Ketika nilai USD melemah karena tidak adanya kenaikan suku bunga, maka hal tersebut akan mengangkat nilai emas. Kelebihan lainnya, harga emas cenderung akan terus naik setiap tahun.

Sedangkan trading bitcoin hanya dilakukan antara pembeli dan penjual. Nilai profit dari bitcoin berasal dari selisih harga jual dan harga beli yang dilakukan oleh miners dan pembeli bitcoin. Inilah yang menjadi salah satu hal yang menyebabkan harga bitcoin bisa melonjak dengan tajam karena tidak ada yang mengatur harga bitcoin.

3. Tidak adanya regulasi membuat harga bitcoin bisa dimanipulasi

Jim Rickards, seorang penulis Currrency Wars: The Making of the Next Global Crisis mengatakan bitcoin sebagai "the oldest fraud in the book". Tidak adanya regulasi membuat bitcoin dapat dijual "bebas" tanpa ada batasan harga atau manipulasi harga. Hal ini yang membuat fluktuasi harga bitcoin hanya mengandalkan spekulasi.

Berbeda dengan emas, investor akan merasa aman jika ingin memiliki emas ataupun transaksi jual beli emas (fisik atau nonfisik) karena adanya regulasi yang melindungi dan mengatur seluruh transaksinya. Sehingga harga emas dapat dikontrol sesuai dengan supply dan demand-nya.



Emas dan bitcoin sama-sama bisa ditradingkan secara online. Namun kepemilikan secara fisik, seperti emas fisik, menjadi salah satu kelebihan bagi emas. Hal inilah yang membuat emas sebagai aset berharga selama berabad-abad dan nilainya yang terus bertambah.

Baca juga: Masa Depan Bitcoin dan 10 Fakta Lainnya

Untuk mencoba trading emas, Anda bisa gunakan akun demo dengan Trading Tanpa Biaya yang disediakan oleh broker/pialang Anda. 

Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
Hotline pelayanan pengaduan 0800-10-11888
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD