0800-11-66639     LOG IN
 
 
 
 
 
 
-article-03-overtrading1597118317.jpg

4 Tips untuk Menghindari Overtrading

26 August 2020

Memulai trading itu mudah, bertahan di dunia trading itu baru menantang. Trader pemula seringkali dihadapkan pada berbagai masalah, mulai dari kurang modal, risk management yang kurang optimal, trading dengan emosi, hingga overtrading.


Apa yang dimaksud dengan overtrading?

Ada begitu banyak skenario yang bisa disebut dengan istilah overtrading–terlalu banyak membuka posisi, terlalu banyak menggunakan dana modal, terlalu banyak trading di waktu singkat, trading di luar batas kemampuan risiko, dan lain sebagainya. Intinya, overtrading adalah trading tanpa strategi dan manajemen yang baik sehingga bisnis trading yang dilakukan malah cenderung seperti bermain judi.


Apa ciri-ciri overtrading?

Merasa terlalu percaya diri setelah satu kali menang, trading tanpa rencana dan tidak konsisten, cenderung latah dalam membuka dan menutup posisi, nekat membuka posisi walau sudah loss beberapa kali–semua ini termasuk ciri-ciri overtrading. Tentu saja jika tidak ditanggulangi, trader bisa kehilangan banyak dana dan tidak dapat trading jangka panjang.


Nah, agar tidak terjebak overtrading, simak empat tips berikut:


1. Buat rencana trading mingguan

Akhir minggu adalah waktu yang tepat untuk rehat dari pasar dan menyusun rencana trading untuk minggu depan karena pasar forex tutup. Review kembali hasil trading Anda selama seminggu ke belakang untuk melihat strategi apa yang tepat dan apa yang kurang tepat. Pahami juga kondisi terbaru keuangan dan modal trading Anda untuk menentukan batas risiko dan target profit seminggu ke depan. 


Baca juga berita-berita fundamental yang dirilis selama akhir pekan dan identifikasi pengaruh berita tersebut terhadap pergerakan harga. Dengan begitu, Anda sudah punya bekal analisis trading untuk hari Senin sehingga dapat membuat keputusan trading yang bijak tanpa terpengaruh emosi.


2. Lakukan risk management yang disiplin

Rencana trading sebagus apa pun tidak akan berguna tanpa diikuti kedisiplinan mengatur risiko loss. Pastikan semua transaksi yang masih terbuka sudah memiliki batas stop loss sesuai jumlah kerugian yang mampu Anda terima. Perhatikan juga jumlah equity atau dana yang Anda miliki dan tentukan berapa jumlah maksimal lot yang dapat kamu transaksikan selanjutnya. Ini agar kamu tidak gegabah membuka posisi sebanyak-banyaknya di transaksi-transaksi berikutnya.


3. Hindari melihat chart terus menerus

Terlalu sering melihat grafik atau chart bisa menyebabkan stres dan emosi jadi tidak labil. Saat harga bergerak naik, langsung buru-buru buy tanpa memperhatikan trend dan berita fundamental. Begitu juga sebaliknya. Tentu saja hal ini dapat menyebabkan banyak kerugian dan berujung pada overtrading. Jadi, perhatikan chart seperlunya saja, hanya pada saat membuat analisis dan saat aktif bertransaksi di pasar.


4. Fokus ke tujuan jangka panjang


Walaupun Anda membuat rencana trading mingguan, tapi jangan terlalu berambisi mendapatkan keuntungan besar setiap minggu. Trading merupakan bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang. Jadi, jangan mencari cara untuk profit puluhan persen dalam satu bulan pertama, karena pola pikir ini justru akan menjebak Anda masuk ke dalam lubang overtrading. Sebaiknya, buat target profit sedikit demi sedikit tapi konsisten tiap minggu dan bulan, sambil terus mempertajam strategi dan analisis trading Anda. Dengan begitu, Anda akan dapat menikmati hasil kerja keras sebagai seorang trader dalam waktu beberapa tahun.


Jeratan overtrading sangat erat kaitannya dengan manajemen emosi. Cari tahu cara mengontrol emosi dalam trading forex di sini, dan terus latih diri Anda untuk membuat keputusan trading dengan bijak berdasarkan analisis dan data agar terhindar dari overtrading.

RELATED ARTICLES
-article-01-dari-saham-ke-forex1612855958.jpg
Dari Saham ke Forex: Kenali Perbedaannya
09/02/2021 14:34
Sekilas, saham dan forex terlihat cukup mirip. Namun, sebelum beralih dari saham ke forex, kenali dulu kemiripan serta perbedaan saham dan forex.
Selengkapnya
-article-03-trading-plan1607582625.jpg
Kesulitan Mengikuti Trading Plan? Ini Alasannya
10/12/2020 13:46
Salah satu faktor penting penentu kesuksesan seorang trader forex adalah kedisiplinan mengikuti trading plan. Jika ketidakdisiplinan masih menjadi kendala bagi Anda, baca artikel berikut untuk mencari tahu penyebab dan cara mengatasinya.
Selengkapnya
-article-06-kegagalan-trader-pemula1606211682.jpg
Mengapa Banyak Trader Pemula yang Gagal?
24/11/2020 16:56
Kenali kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan trader pemula dan cari tahu trik jitu menghindarinya agar bisnis trading forex Anda berjalan lancar.
Selengkapnya
-article-03-kesalahan-trader-pemula1605761180.jpg
4 Kesalahan Trader Pemula dalam Memasang Stop Loss
19/11/2020 11:48
Stop Loss bisa dibilang adalah sahabat para trader dalam mengelola risiko loss. Namun, penggunaan yang kurang tepat justru dapat menyebabkan kerugian. Mari kita belajar dari 4 kesalahan memasang Stop Loss yang sering dilakukan trader pemula.
Selengkapnya
RELATED ARTICLES
DISCLAIMER
Seluruh konten di dalam website ini bersifat informatif. PT. Monex Investindo Futures tidak menjamin kelengkapan dan akurasinya. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian, baik langsung maupun tidak langsung, akibat penggunaan informasi yang tersedia di website ini.
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
SOCIAL MEDIA
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Mohon menunggu, jangan tutup halaman ini