SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log In
Blog Pengaruh Gelombang Kedua Virus Corona Terhadap Pasar Forex

Pengaruh Gelombang Kedua Virus Corona Terhadap Pasar Forex

Kamis, 9 Juli 2020 | 2 menit baca

Sekitar 1-2 bulan belakangan, banyak negara mulai melonggarkan aturan lockdown dan karantina mandiri akibat virus corona. Pelonggaran aturan ini sebagai salah satu usaha pemerintah untuk mendorong perekonomian agar segera kembali normal. Sayangnya, era new normal ini membawa ancaman gelombang kedua virus corona. Bagaimana pengaruhnya terhadap pasar forex?


Munculnya sentimen risk off.

Kemunculan gelombang kedua virus corona di Beijing berefek pada melemahnya beberapa mata uang, di antaranya adalah dolar Australia (AUD), dolar New Zealand (NZD), Poundsterling (GBP), dan dolar Kanada (CAD). Hal ini terjadi karena meningkatnya sentimen risk off terhadap mata uang tersebut.


Sentimen risk off adalah situasi di mana kondisi perekonomian terlihat akan terus menurun, sehingga para pelaku pasar, termasuk trader dan investor, menjual aset dan produk mereka yang berisiko tinggi dan mengalihkan dana modalnya ke yang lebih stabil. AUD, NZD, GBP, dan CAD dinilai cukup berisiko, sehingga banyak yang menjual mata uang tersebut dan harganya pun jadi melemah.


Selain risk off, ada pula sentimen risk on. Berbeda dengan risk off, sentimen risk on adalah kondisi di mana perekonomian sedang menguat. Dalam sentimen ini, para pelaku pasar cenderung optimis dan mengalihkan dana modal mereka ke aset dan produk yang berisiko lebih tinggi, tapi berpeluang profit lebih tinggi juga. Karena saat ini perekonomian masih belum stabil, sentimen risk on ini masih belum terlihat akan muncul di tengah para pelaku pasar.


Bagaimana dengan harga USD?

Meskipun terdapat lonjakan kasus COVID-19 di Amerika Serikat, terutama di beberapa negara bagian di Barat dan Selatan, harga USD terpantau masih menguat dengan cukup stabil. Ini karena perekonomian global masih belum terlihat membaik. Sentimen risk off masih menguat, sehingga banyak pelaku pasar yang “main aman” dengan mengalihkan modal mereka untuk membeli USD yang merupakan salah satu produk safe haven, atau produk yang lebih stabil.


Informasi mengenai sentimen risk on dan risk off di atas dapat menjadi bekal untuk analisis fundamentalmu. Namun ingat, analisis fundamental tetap harus dibarengi dengan analisis teknikal dengan melihat pergerakan harga di chart. Bagaimanapun kondisi pasar, kamu tetap bisa mendapat peluang profit karena trading forex membuka peluang profit dua arah. Temukan berita-berita ekonomi dan update terkini lainnya di MIFX News untuk mendapat data pendukung analisis trading-mu.

Related Blog

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
MOHON MAAF EVENT INI KHUSUS UNTUK NASABAH MIFX
Jika Anda tertarik untuk mengikuti event ini, silakan deposit Akun Live Anda.
SAYA MENGERTI
Video Hanya Bisa Diakses Menggunakan Akun MIFX
Log in sekarang untuk menikmati akses tanpa batas ke seluruh video MIFX Academy
LOG IN
Belum memiliki akun MIFX? Daftar gratis di sini.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Silakan Isi Form di Bawah untuk Mendapatkan Ebook Gratis
Nama
Email
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga
Pendaftaran Berhasil
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sagittis pharetra nisl dignissim sed aliquet suspendisse id a. Pharetra massa tempor arcu, dolor lorem scelerisque tortor vitae, feugiat.
SELESAI
Mohon menunggu, jangan tutup halaman ini