SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Aksi Profit Taking Mulai Melanda, Harga Gold Balik Arah Setelah Dekati US$ 2.400
Macro Overview

Aksi Profit Taking Mulai Melanda, Harga Gold Balik Arah Setelah Dekati US$ 2.400

Updated Kamis, 16 Mei 2024

GOLD
Aksi profit taking membuat harga Gold turun pada awal perdagangan seis Eropa Kamis (16/5/2024) setelah sempat mendekati US$ 2.400 per troy ons pagi tadi. Gold menyentuh level terendah harian US$ 2.380,87 per troy ons.

Sentimen bagi Gold sebenarnya masih positif terlihat dengan Sentiment Analysis yang menunjukkan angka 76, dengan Confidence Index yang moderat atau rata-rata. Artinya penurunan terjadi akibat profit taking.




Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis.

Rilis data ekonomi Amerika Serikat malam ini bisa menjadi penggerak Gold selanjutnya, khususnya data klaim tunjangan pengangguran. Data tersebut dirilis pada pukul 19:30 WIB dengan forecast di Trading Central sebanyak 225.000 orang pada pekan yang berakhir 11 Mei. Jumlah tersebut lebih rendah dari pekan sebelumnya 331.000 orang.

Melihat posisi Gold yang cukup tinggi, aksi profit taking bisa semakin masif jika data tersebut dirilis lebih rendah dari forecast.

OIL
Harga Oil (CLS10) turun ke US$ 78,19 per barel setelah sebelumnya sempat naik ke US$ 79,15 per barel. Pergerakan tersebut mengindikasikan fundamental Oil yang masih mixed. Sebab, meski stok di Amerika Serikat mengalami penurunan, Energy Information Administration (EIA) memangkas proyeksi permintaan pada 2024.

Artinya, demand Oil di tahun ini diperkirakan tidak sekuat sebelumnya. Hal tersebut berpotensi menekan Oil pada perdagangan malam ini.

EURUSD
EURUSD berbalik turun ke 1,08661 pada awal perdagangan sesi Eropa setelah sebelumnya sempat naik ke 1,08950. Penurunan terjadi akibat aksi profit taking, sebab EURUSD sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 21 Maret lalu.

Pada perdagangan malam ini, aksi profit taking bisa berlanjut jika data klaim tunjangan pengangguran AS dirilis lebih rendah dari forecast. Selain itu, ada beberapa data yang dirilis dari Amerika Serikat pada pukul 19:30 WIB. 



Tekanan bagi EURUSD akan lebih besar jika data-data tersebut dirilis lebih bagus dari forecast.

GBPUSD 
Sama dengan EURUSD pasangan mata uang ini juga berbalik turun ke 1,26657 pada awal perdagangan sesi Eropa, setelah pagi tadi naik ke 1,27005. Aksi profit taking juga menjadi pemicu GBPUSD berbalik arah, apalagi sejak Rabu kemarin tidak ada data ekonomi penting dari Inggris.

Aksi profit taking bisa semakin masif malam ini jika data ekonomi AS dirilis lebih bagus dari forecast.

USDJPY
USDJPY rebound setelah pagi tadi sempat anjlok 92 pip ke 153,597. Dolar AS perlahan bangkit menjelang rilis serangkaian data dari Amerika Serikat malam ini.

USDJPY berpeluang bangkit jika data-data tersebut dirilis lebih bagus dari forecast. Apalagi, mengingat yen yang sebenarnya masih lemah akibat selisih suku bunga di Amerika Serikat dan Jepang yang sangat lebar.

Nasdaq
Nasdaq bergerak sideways pada awal perdagangan sesi Eropa, masih di dekat rekor tertinggi sepanjang masa 18.737 yang disentuh pagi tadi.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September menjadi pemicu kenaikan Nasdaq tersebut. Namun, pada malam ini rilis data ekonomi AS bisa mempengaruhi ekspektasi tersebut. Jika klaim tunjangan pengangguran dirilis lebih rendah dari forecast, artinya pasar tenaga kerja masih cukup kuat, dan berpotensi menurunkan probabilitas tersebut.

Dalam kondisi tersebut, Nasdaq berpotensi diterpa aksi profit taking


Note: Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.


Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga