SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita China Bikin Harga Gold Anjlok Tajam, Data NFP Bakal Bikin Kejutan?
Macro Overview

China Bikin Harga Gold Anjlok Tajam, Data NFP Bakal Bikin Kejutan?

Updated Jumat, 7 Juni 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) anjlok pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh level terendah harian US$ 2.333,79 per troy ons. Dibandingkan penutupan perdagangan Kamis, Gold turun US$ 41,83 atau 418,3 pip. Penurunan tajam tersebut terjadi setelah bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) berhenti membeli Gold pada Mei, setelah sebelumnya terus memborong selama 18 bulan beruntun.

Anjloknya Gold juga terjadi menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat termasuk non-farm payrolls (NFP) pada pukul 19:30 WIB. Data ini menjadi perhatian utama sebab bisa menentukan peluang pemangkasan suku bunga The Fed ke depannya. 


 

Forecast di Trading Central menunjukkan NFP Mei sebanyak 151.000 orang, lebih rendah dari bulan sebelumnya 175.000 orang. Meski NFP diprediksi lebih lemah, tetapi pelaku pasar juga mengantisipasi kemungkinan adanya kejutan aktual data ini jauh lebih tinggi dari forecast bahkan bulan sebelumnya.

Sebabnya, ekspansi sektor jasa melesat pada Mei lalu, dan sektor ini menyumbang sekitar 80% dari total tenaga kerja. Ekspansi yang naik tinggi, bisa jadi akan ada perekrutan tenaga kerja yang besar sehingga membuat NFP jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Bagaimanapun juga arah pergerakan Gold akan sangat tergantung dari aktual NFP dan beberapa data tenaga kerja lainnya.

OIL 
Harga Oil (CLS10) bergerak fluktuatif pada awal perdagangan sesi Eropa, sempat turun level terendah harian US$ 75,23 sebelum berbalik naik ke US$ 75,87 per barel.

Oil sebelumnya sudah naik dua hari beruntun dan menjauhi level terendah 4 bulan. Pergerakan pada perdagangan sesi Eropa mengindikasikan trader Oil juga menanti data NFP. Data ini juga akan berdampak besar ke Oil, sebab jika dirilis jauh lebih tinggi dari forecast The Fed berpeluang menahan suku bunga tinggi lebih lama lagi.

Hal tersebut akan menjadi kabar buruk bagi perekonomian AS, risiko perlambatan akan semakin besar dan bisa berdampak pada penurunan permintaan Oil. Alhasil, ada potensi Oil akan mendapat sentimen negatif.

EURUSD 
EURUSD bergerak volatil dalam rentang 1,08832 - 1,08984 pada awal perdagangan sesi Eropa. Pasangan mata uang ini masih cenderung naik pasca hawkish cut dari bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Kamis kemarin.


 

Kebijakan tersebut membuat sentimen bagi EURUSD masih positif, terlihat dari Sentiment Analysis yang menunjukkan angka 77, dengan Confidence Index yang tinggi.

Meski demikian, rilis data pasar tenaga kerja AS bisa memicu pergerakan besar ke EURUSD. Jika data tersebut lebih baik dari forecast, ada potensi EURUSD akan tertekan dalam jangka pendek.

GBPUSD 
Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini bergerak sideways dalam rentang 1,27815 - 1,28019. Tanpa rilis data ekonomi penting dari Inggris, perhatian utama tertuju pada data pasar tenaga kerja Inggris.

Seperti disebutkan sebelumnya, data ini akan memberikan dampak yang besar ke pasar finansial. Data yang lebih bagus dari forecast bisa membuat dolar AS kembali perkasa, dan menekan GBPUSD. Begitu juga sebaliknya jika data tersebut lebih buruk dari forecast, pelaku pasar akan semakin yakin The Fed bakal memangkas suku bunga pada September yang berpotensi menekan dolar AS.

USDJPY 
USDJPY masih perlahan rebound dari level terendah harian 155,120 pada awal perdagangan sesi Eropa. Pergerakan ini menggambarkan pelaku pasar mengantisipasi adanya kejutan dari data NFP malam ini.

Ada kemungkinan data berbanding terbalik dengan data versi ADP yang menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja. Beberapa kali data NFP versi pemerintah dan perekrutan tenaga kerja versi ADP hasilnya berkebalikan.

Jika data NFP dirilis jauh lebih tinggi dari forecast dan bulan sebelumnya, ada potensi USDJPY akan melesat lagi.

Nasdaq
Pelaku pasar yang menanti rilis data NFP juga terlihat dari pergerakan Nasdaq yang sempit di kisaran 19.061 - 19.102 hingga awal perdagangan sesi Eropa. Kemarin Nasdaq memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa 19.122, posisi saat ini masih belum jauh dari level tersebut.

Rilis data pasar tenaga kerja akan memberikan momentum yang besar bagi Nasdaq. Jika dirilis lebih bagus dari forecast, ada potensi Nasdaq diterpa profit taking yang masif. Sebaliknya jika pasar tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan, momentum kenaikan Nasdaq berpeluang bertambah.


Note: Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis. 

Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

 

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga