SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Data Ekonomi AS Bikin Gold Perlahan Naik Lagi; Isu Intervensi Bayangi USDJPY
Macro Overview

Data Ekonomi AS Bikin Gold Perlahan Naik Lagi; Isu Intervensi Bayangi USDJPY

Updated Selasa, 26 Maret 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) naik US$ 6,64 pada perdagangan Senin kemarin ke US$ 2.171,68 per troy ons. Kenaikan tersebut menunjukkan sentimen bagi Gold masih positif menjelang era pemangkasan suku bunga tahun ini. Data dari Amerika Serikat (AS) yang kurang bagus kemarin juga mendukung kenaikan Gold.

Penjualan rumah baru pada Februari dilaporkan -0,3% month-on-month (MoM), mematahkan forecast kenaikan 3% pada Trading Central. Kemudian aktivitas manufaktur wilayah Dallas dilaporkan -14,4 pada bulan ini, lebih rendah dari bulan sebelumnya -11,3 dan forecast -8.


 

Sentiment Analysis menunjukkan nilai 70 yang berarti positif bagi Gold, dengan Confidence Index moderat atau rata-rata.

Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis.

Pada perdagangan sesi Eropa Selasa (26/3/2024) sentimen tersebut masih akan mempengaruhi Gold.

OIL 
Harga Oil (CLS10) naik US$ 1,2 ke US$ 81,97 per barel pada perdagangan Selasa kemarin. Sementara hingga siang ini, Oil masih belum banyak bergerak.

Konflik geopolitik lagi-lagi membuat harga minyak naik tajam pada hari Senin. Kekhawatiran atas kemungkinan gangguan pasokan minyak global semakin meningkat karena setelah Ukraina menyerang kilang milik Rusia. Selain itu harapan gencatan senjata dalam konflik Israel-Hamas kini kembali memudar.

Fundamental tersebut masih akan mempengaruhi Oil pada perdagangan sesi Eropa hari ini. Sentiment Analysis menunjukkan nilai 88 yang berarti sangat positif bagi Oil, dengan Confidence Index yang tinggi.

EURUSD 
EURUSD naik 299 poin (hampir 30 pip) ke 1,08374 pada perdagangan Senin. Dolar AS sedikit mengalami tekanan pasca rilis data ekonomi dari Amerika Serikat yang kurang bagus.

Pada perdagangan sesi Eropa, rilis data tingkat keyakinan konsumen Jerman pada pukul 14:00 WIB bisa menjadi penggerak pasangan mata uang ini. Forecast di Trading Central menunjukkan -28, sedikit lebih baik dari bulan sebelumnya -29.

Data tersebut bisa menjadi sentimen positif bagi EURUSD jika dirilis lebih tinggi dari forecast.

GBPUSD 
GBPUSD naik 375 poin (37,5 pip) pada perdagangan Senin ke 1,26367 setelah anjlok tajam dalam dua pekan beruntun. Kenaikan tersebut kemungkinan terjadi akibat aksi short covering atau trader yang mengambil posisi sell menutup posisi mereka untuk mencairkan profit.

Selain itu, data ekonomi AS yang kurang bagus juga cukup memberikan sentimen positif GBPUSD. Sentiment Analysis menunjukkan nilai 72 yang berarti positif, tetapi Confidence Index masih rendah.

USDJPY 
USDJPY turun tipis pada perdagangan Senin dan hingga siang ini juga cenderung menurun. Tekanan bagi USDJPY datang akibat isu intervensi oleh pemerintah Jepang sebab yen mendekati level terlemah 22 tahun (USDJPY tertinggi hampir 22 tahun).

Masato Kanda, Wakil Menteri Keuangan Jepang, mengatakan pelemahan yen belakangan ini tidak sesuai dengan fundamental dan terjadi karena spekulasi. Kanda mengatakan pemerintah Jepang siap melakukan intervensi jika yen terus melemah.

Sejak 2022 lalu intervensi dilakukan sebanyak dua kali, dan ketika dilakukan USDJPY mengalami penurunan sangat tajam. Trader tentunya mengantisipasi hal tersebut, sehingga menjadi sentimen negatif bagi USDJPY.

Nasdaq
Nasdaq turun tipis pada perdagangan Senin akibat aksi profit taking setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada pekan lalu. Dengan posisi tinggi tersebut, tentunya perlu momentum tambahan agar bisa naik lebih lanjut. 




Tanpa momentum tersebut, Nasdaq kemungkinan akan kembali diterpa profit taking. Sentiment Analysis menunjukkan nilai 6 yang berarti sangat negatif bagi Nasdaq, dengan Confidence Index yang tinggi.


Note: Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga