SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Diterpa Aksi Profit Taking, Harga Gold Turun Pasca Cetak Rekor Tertinggi
Macro Overview

Diterpa Aksi Profit Taking, Harga Gold Turun Pasca Cetak Rekor Tertinggi

Updated Kamis, 4 April 2024

GOLD
Sesuai dengan proyeksi Macro Overview sebelumnya, harga Gold (XAUUSD) turun pada awal perdagangan sesi Eropa Kamis (4/4/2024), menyentuh level terendah harian US$ 2.290,78 per troy ons. Pagi tadi Gold memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa US$ di kisaran US$ 2.304 per troy ons.

Aksi profit taking menjadi pemicu penurunan tersebut. Pada perdagangan malam ini rilis data dari Amerika Serikat (AS) bisa menjadi penggerak Gold selanjutnya. Pada pukul 19:30 WIB, AS akan melaporkan klaim tunjangan pengangguran, forecast di Trading Central sebanyak 214.000 orang pada pekan yang berakhir 30 Maret, lebih banyak dari pekan sebelumnya 210.000 orang.

Data tersebut bisa memberikan sentimen positif bagi Gold jika dirilis lebih tinggi dari forecast. Namun, mengingat besok ada rilis data non-farm payrolls (NFP), aksi profit taking masih membayangi Gold.

OIL 
Harga Oil (CLS10) turun pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh level terendah harian US$ 85,04 per barel. Dibandingkan penutupan perdagangan Rabu, Oil turun US$ 0,59.

Penurunan Oil juga terjadi akibat aksi profit taking setelah mencapai level tertinggi sejak 24 Oktober 2023. Meski demikian Sentiment Analysis menunjukkan nilai 70 yang berarti positif tetapi Confidence Index yang rendah.


 

Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis.

Pada perdagangan malam ini, jika rilis klaim tunjangan pengangguran AS membuat dolar tertekan, Oil bisa mendapat sentimen positif lagi.

EURUSD 
EURUSD naik pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh level tertinggi harian 1,08654. Dibandingkan penutupan perdagangan Rabu, EURUSD naik 293 poin (29,3 pip).

Tekanan yang dialami dolar AS membuat EURUSD mampu melanjutkan kenaikan tajam kemarin. Padahal data dari zona euro yang dirilis tadi menunjukkan inflasi produsen (producer price index/PPI) sebesar -8,3% year-on-year (YoY), sesuai dengan forecast di Trading Central.

Meski demikian, penurunan tersebut lebih besar dari bulan sebelumnya -8% YoY. Rilis ini memberikan sentimen negatif bagi EURUSD, sebab penurunan PPI ke depannya bisa menurunkan inflasi konsumen (consumer price index/CPI).

Jika data klaim tunjangan pengangguran Amerika Serikat malam ini dirilis lebih tinggi dari forecast, EURUSD bisa mendapat sentimen positif.

GBPUSD 
GBPUSD bergerak dalam rentang sempit 1,26411 - 1,26697 hingga awal perdagangan sesi Eropa setelah naik tajam Rabu kemarin. Tanpa rilis data ekonomi penting dari Inggris, GBPUSD belum banyak bergerak.

Namun, jika klaim tunjangan pengangguran dirilis lebih tinggi dari forecast, GBPUSD bisa mendapat sentimen positif.

USDJPY 
USDJPY bergerak dalam rentang 151,537 - 151,758 hingga awal perdagangan sesi Eropa. USDJPY masih cenderung naik menjadi indikasi yen yang masih lemah akibat ekspektasi bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu yang lama.

Namun, isu intervensi masih membayangi USDJPY sehingga akan sulit untuk naik tinggi. Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki Selasa lalu melakukan intervensi verbal dengan menegaskan akan menggunakan semua opsi jika untuk merespon pergerakan yen yang disebut tidak sesuai dengan fundamentalnya.

Melihat hal tersebut, jika data klaim tunjangan pengangguran AS malam ini dirilis lebih tinggi dari forecast, USDJPY berpotensi mendapat sentimen negatif.

Nasdaq
Nasdaq naik ke 18.483 pada awal perdagangan sesi Eropa, dibandingkan penutupan perdagangan Rabu naik 96 indeks poin. Pernyataan Powell kemarin menjadi sentimen positif bagi Nasdaq.

Jika klaim tunjangan pengangguran dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, sentimen positif tersebut akan bertambah.


Note: Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga