SUPPORT CENTER     021-50996650     Log in
Berita GBPUSD Anjlok Lebih dari 120 Pip, Harga Gold Naik Lagi
Macro Overview

GBPUSD Anjlok Lebih dari 120 Pip, Harga Gold Naik Lagi

Updated Kamis, 9 Januari 2025
Bagikan
Updated Kamis, 9 Januari 2025
Bagikan

Mata uang Eropa mengalami tekanan pada awal perdagangan sesi Eropa Kamis (9/1/2024). Kondisi perekonomian Eropa yang diperkirakan mengalami perlambatan terus memberikan tekanan.



GOLD
Harga Gold (XAUUSD) naik pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh US$ 2.688,68 per troy ons melanjutkan kenaikan dalam 2 hari beruntun. Gold masih mampu naik meski dolar AS sedang perkasa.

Presiden AS terpilih Donald Trump yang dikabarkan mempertimbangkan penggunaan tindakan darurat untuk menerapkan kenaikan tarif impor memberikan sentimen positif ke Gold. Langkah tersebut berpotensi memicu perang dagang dalam waktu dekat,

Selain itu Gold juga mendapat sentimen positif setelah rilis data ADP yang dilaporkan sebanyak 122.000 orang pada Desember 2024 menjadi pemicu kenaikan Gold. Data tersebut jauh lebih rendah dari forecast 140.000 orang.

Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan Gold pada perdagangan malam ini.



OIL 
Harga Oil (CLS10) bergerak volatil dalam rentang US$ 72,83 - US$ 73,48 per barel hingga awal perdagangan sesi Eropa.

Kemarin harga Oil anjlok setelah EIA melaporkan kenaikan signifikan stok bensin di Amerika Serikat. Oil yang berada di dekat level tertinggi tiga bulan langsung diterpa aksi profit taking. Ada potensi aksi tersebut kembali berlanjut pada perdagangan malam ini.



EURUSD 
EURUSD bergerak volatil dalam rentang 1,02837 - 1,03215 hingga awal perdagangan sesi Eropa. Data yang dirilis dari Jerman menunjukkan produksi industri pada November dilaporkan 1,5% month-on-month (MoM) lebih tinggi dibandingkan forecast 0,8% dan bulan sebelumnya -1%.

Kemudian dari zona euro penjualan ritel dilaporkan tumbuh 0,1% MoM pada November sesuai dengan forecast di Trading Central.

Data tersebut membuat EURUSD mampu rebound dan ada potensi berlanjut pada perdagangan malam ini. Apalagi, melihat posisi EURUSD yang berada di dekat level terendah sejak November 2022.



GBPUSD 
Pasangan mata uang ini anjlok pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh 1,22381. Dibandingkan penutupan perdagangan Rabu, GBPUSD anjlok 1.246 poin (124,6 pip) dan berada di level terendah sejak November 2023.

Akibat aksi jual yang melanda pasar obligasi Inggris memberikan tekanan bagi GBPUSD. Aksi jual tersebut mengindikasikan pelaku pasar pesimistis terhadap kondisi ekonomi Inggris pada tahun ini, dan masih akan menjadi sentimen negatif bagi GBPUSD.



USDJPY 
USDJPY turun pada awal perdagangan sesi Eropa, menyentuh level terendah harian 157,762. Dibandingkan penutupan perdagangan Rabu USDJPY turun 563 poin (56,3 pip).

Penurunan tersebut terjadi akibat aksi profit taking mengingat USDJPY berada di level tertinggi dalam hampir 6 bulan terakhir. Namun, Trump yang dikabarkan akan segera menaikkan tarif impor masih akan menjadi sentimen positif bagi USDJPY pada perdagangan malam ini.



Nasdaq
Nasdaq rebound pada awal perdagangan sesi Eropa setelah sempat menyentuh level terendah harian 21.217. Meski demikian sentimen negatif masih membayangi Nasdaq merespon kabar Trump akan segera menaikkan tarif impor.

Hal tersebut dikhawatirkan akan memicu perang dagang dan berisiko membuat pertumbuhan ekonomi global melambat.


Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: Nomor 178/
BAPPEBTI/SI/I/2003
Otoritas Jasa Keuangan: Nomor S-126/PM.02/2025
Bank Indonesia: Nomor 27/214/DPPK/Srt/B
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: Nomor 010/SPKB/ICDX/DIR/
III/2010
Bursa Berjangka Jakarta: Nomor SPAB-044/BBJ/03/02
Indonesia Clearing House: Nomor 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
Kliring Berjangka Indonesia: Nomor 14/AK-KBI/III/2003
MEDIA SOSIAL
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga