SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Gold Dibayangi Profit Taking Setelah Naik Tajam Pekan Lalu
Macro Overview

Gold Dibayangi Profit Taking Setelah Naik Tajam Pekan Lalu

Updated Senin, 13 Mei 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) mencatat kenaikan US$ US$ 58,77 sepanjang pekan lalu ke US$ 2.360,20 per troy ons. Kenaikan tersebut terjadi setelah semakin banyak muncul tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Dampaknya, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada September sempat mencapai 70%, berdasarkan data dari perangkat Fed Watch.


 

Pelaku pasar kini berfokus pada rilis data inflasi (consumer price index/CPI) pada Rabu nanti, sebab bisa mempengaruhi probabilitas pemangkasan suku bunga tersebut. Sentiment Analysis menunjukan angka 43 yang berarti netral, dengan Confidence Index masih rendah.

Melihat hal tersebut, dan kenaikan tajam pekan lalu, ada potensi Gold diterpa aksi profit taking pada perdagangan sesi Eropa Senin (13/5/2024).

OIL
Harga Oil (CLS10) bergerak volatil dalam rentang US$ 76,89 - US$ 79,95 per barel sepanjang pekan lalu sebelum berakhir stagnan. Sentimen positif datang dari meningkatnya impor dari China yang menjadi indikasi perekonomian yang membaik. Namun, tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja AS memberikan sentimen negatif bagi Oil.

Sentiment Analysis hari ini menunjukkan angka 16 yang berarti sangat negatif, tetapi Confidence Index masih rendah. Hal tersebut masih akan mempengaruhi Oil pada perdagangan sesi Eropa hari ini.

EURUSD
EURUSD mampu mencatat kenaikan tipis sepanjang pekan lalu setelah sempat mengalami penurunan. Pasangan mata uang ini rebound pasca rilis data klaim tunjangan pengangguran AS yang menunjukkan peningkatan.

Pelaku pasar yang melihat peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada September cukup besar membuat EURUSD mendapat sentimen positif. Hal tersebut terlihat dari Sentiment Analysis yang menunjukkan angka 65 siang ini, meski Confidence Index masih rendah.

GBPUSD 
GBPUSD sempat turun tajam pada pekan lalu sebelum rebound dan mengakhiri pekan dengan penurunan 216 poin (21,6 pip) ke 1,25243. Pasangan mata uang ini tertekan setelah Gubernur bank sentral Inggris (Bank of England/BoE), Andrew Bailey kemarin menyatakan suku bunga kemungkinan akan dipangkas lebih banyak ketimbang yang diperkirakan pelaku pasar.

Kinerja GBPUSD semakin membaik setelah data menunjukkan perekonomian Inggris tumbuh lebih tinggi dari forecast pada kuartal I-2024.

Sentiment Analysis menunjukkan angka 55 yang berarti netral, dengan Confidence Index yang rendah. Melihat hal tersebut, GBPUSD kemungkinan akan sideways pada perdagangan sesi Eropa.

USDJPY 
USDJPY melesat 2.750 poin (275 pip) sepanjang pekan lalu ke 155,773. Kenaikan tajam saat dolar AS sedang mengalami tekanan menunjukkan lemahnya yen jika tidak ada intervensi dari pemerintah maupun bank sentral Jepang.

Pelaku pasar kini melihat area intervensi USDJPY di kisaran 160,000. Posisi tersebut masih cukup jauh dari level saat ini sehingga dorongan USDJPY masih cukup besar.

Nasdaq
Meningkatnya probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada September membuat Nasdaq mencatat kenaikan tiga pekan beruntun setelah menutup perdagangan Jumat di 18.243. Dalam sepekan Nasdaq tercatat naik 220 indeks poin dan mendekati lagi rekor tertinggi sepanjang masa.

Meski sedang mendapat dorongan, namun Sentiment Analysis menunjukkan angka 51 yang berarti netral, dengan Confidence Index yang rendah. Hal tersebut membuat Nasdaq kemungkinan akan sideways pada perdagangan sesi Eropa.


Note: Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga