|
Updated Selasa, 2 Desember 2025 |
|
Updated Selasa, 2 Desember 2025 |
Pasar kembali dilanda volatilitas tinggi selama perdagangan sesi Eropa Selasa (2/12/2025). Tidak ada perubahan signifikan dari sisi fundamental. Sentimen dari memburuknya perekonomian Amerika Serikat (AS) yang tercermin dari data aktual ISM Manufacturing PMI yang berada di bawah forecast dan lebih rendah dari bulan sebelumnya masih mempengaruhi sentimen pasar.
Selain itu, kekhawatiran terkait AI bubble serta ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang meningkat sejak November masih berlanjut dan terus memengaruhi arah pasar.
Sentimen-sentimen tersebut diperkirakan akan tetap mewarnai pergerakan pasar pada sesi AS malam ini.
GOLD
Harga Gold (XAUUSD) anjlok US$51,15 ke US$4.180,5 per troy ons pada sesi Eropa. Penurunan ini dipicu aksi profit taking yang masih berlanjut, mengingat Gold sempat menguat signifikan pada pekan lalu.
Meski demikian, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada 11 Desember tetap menjadi sentimen positif yang mendukung Gold. Sentimen ini diperkirakan masih mempengaruhi pergerakan Gold pada perdagangan malam nanti.
Sebagai informasi, spread pada produk Gold (XAUUSD) sempat melebar pada Jumat lalu (28 November 2025) seiring dengan gangguan teknis yang dialami Chicago Mercantile Exchange (CME) selaku salah satu sumber acuan utama harga dan likuiditas emas di dunia. Gangguan teknis tersebut sudah berhasil diatasi oleh CME, sehingga spread pada produk Gold kini sudah kembali normal.
OIL
Harga Oil (CLS10) turun US$0,43 ke US$59,07 per barel pada perdagangan sesi Eropa. Pelaku pasar masih mencermati kelanjutan perundingan damai Rusia–Ukraina. Jika tercapai perjanjian damai, pasokan minyak Rusia berpotensi kembali membanjiri pasar seiring kemungkinan pencabutan sanksi, sehingga meningkatkan kekhawatiran oversupply.
Sentimen ini diperkirakan tetap memengaruhi pergerakan harga Oil pada sesi AS.
EURUSD
EURUSD bergerak volatil di rentang 1,16026–1,16163 pada sesi Eropa. Data inflasi zona euro (YoY, Nov) sebesar 2,2% dirilis lebih tinggi dari forecast 2,1%. Data tersebut mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang sedikit lebih kuat dari perkiraan.
Sentimen positif ini berpotensi mendorong EURUSD menguat pada perdagangan sesi AS.
GBPUSD
GBPUSD bergerak volatil dalam rentang 1,32007–1,32215 sepanjang sesi Eropa. Pergerakan pasangan mata uang ini masih didominasi oleh dinamika dolar AS. Dolar AS tetap berpotensi tertekan karena meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada 11 Desember.
Selama tidak ada rilis data ekonomi penting dari Inggris hari ini, dolar AS akan menjadi penentu arah pergerakan GBPUSD pada sesi malam.
USDJPY
USDJPY meroket 680 poin atau 68 pip ke 156,083 pada perdagangan sesi Eropa. Penguatan ini didorong oleh aksi profit taking pada obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun, yang menyebabkan yen melemah karena aliran dana kembali masuk ke pasar. Selain itu, potensi short covering muncul setelah USDJPY menyentuh level terendah dua minggu.
Sentimen tersebut diperkirakan masih memengaruhi USDJPY pada sesi AS.
NASDAQ
Nasdaq naik 58 poin ke 25.457 pada perdagangan sesi Eropa. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed masih menjadi sentimen positif utama bagi indeks ini, terlebih setelah data ISM Manufacturing PMI AS menunjukkan pelemahan ekonomi.
Sentimen ini diperkirakan masih akan memengaruhi pergerakan Nasdaq pada perdagangan malam nanti.

