SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Gold Terkoreksi dari Rekor Tertinggi, Bisa Naik Lagi Malam Ini?
Macro Overview

Gold Terkoreksi dari Rekor Tertinggi, Bisa Naik Lagi Malam Ini?

Updated Senin, 1 April 2024

GOLD
Sesuai dengan proyeksi Macro Overview sebelumnya, harga Gold (XAUUSD) memangkas kenaikan pada awal perdagangan sesi Eropa Senin (1/4/2024) setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa US$ US$ 2.265,63 per troy ons. Dibandingkan penutupan perdagangan pekan lalu Gold naik nyaris US$ 33 atau 330 pip.

Kenaikan harga Gold merespon rilis data inflasi inti personal consumption expenditure (PCE) Amerika Serikat (AS) Jumat pekan lalu yang masih menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Pada perdagangan malam ini, rilis data purchasing manager index (PMI) manufaktur AS versi ISM pada pukul 21:00 WIB bisa menjadi penggerak Gold.

Forecast di Trading Central menunjukkan angka 48,3 pada Maret, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya 47,8 tetapi masih di bawah 50 yang artinya kontraksi. Jika data tersebut dirilis di bawah 50, Gold bisa mendapat sentimen positif lagi.




Sentiment Analysis menunjukkan angka 97 yang berarti sangat positif bagi Gold, dengan Confidence Index yang moderat atau rata-rata.

Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis.

OIL 
Harga Oil (CLS10) berbalik turun ke US$ 82,84 per barel setelah sebelumnya sempat naik ke US$ 83,61 per barel. Level tersebut merupakan yang tertinggi sejak 30 Oktober 2023. Oil sebelumnya mendapat sentimen positif setelah data dari China menunjukkan PMI manufaktur China versi Caixin tumbuh 51,1 lebih tinggi dari bulan sebelumnya 50,9 dan di Trading Central 51.

Oil bisa mendapat sentimen positif jika PMI manufaktur AS dirilis lebih tinggi dari forecast.

EURUSD 
EURUSD berbalik turun pada perdagangan sesi Eropa, menyentuh level terendah harian 1,07796. Sebelumnya, EURUSD sempat naik ke 1,07988. Seperti disebutkan sebelumnya, EURUSD masih mendapat sentimen negatif dipengaruhi ekspektasi memburuknya perekonomian zona euro, sementara Amerika Serikat akan cukup kuat.

Ketika perekonomian zona euro memburuk, ada kemungkinan bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) akan cukup agresif memangkas suku bunga. Tekanan bagi EURUSD akan bertambah jika PMI manufaktur AS malam ini dirilis lebih tinggi dari forecast.

GBPUSD 
Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini juga berbalik turun ke 1,26088 setelah sebelumnya sempat naik ke 1,26420. GBPUSD masih dibayangi sentimen negatif setelah data yang dirilis pada pekan lalu menunjukkan perekonomian Inggris mengalami resesi pada kuartal IV-2024.

Selain itu, bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) juga berpeluang memangkas suku bunga pada Juni sama dengan The Fed. Tetapi jika kondisi perekonomian Inggris memburuk, dolar AS tentunya menjadi lebih unggul.

Pada perdagangan malam ini, sentimen negatif bisa kembali menerpa GBPUSD jika data PMI manufaktur AS malam ini dirilis lebih tinggi dari forecast.

USJDPY 
USDJPY bergerak sideways di kisaran 151,223 - 151,428 hingga awal perdagangan sesi Eropa. Belum ada perubahan fundamental, USDJPY saat ini berada di wilayah intervensi yang dilakukan pemerintah Jepang.

Sebelumnya pemerintah Jepang melakukan intervensi pada Oktober 2022 dan November 2023 ketika USDJPY berada di atas level 151,000, sama dengan posisi saat ini. Saat intervensi dilakukan, yen mengalami penguatan yang sangat signifikan (USDJPY turun tajam).

Pelaku pasar saat ini masih berjaga-jaga kemungkinan intervensi dilakukan oleh pemerintah Jepang. Hal tersebut membuat USDJPY kesulitan naik lebih tinggi, meski PMI manufaktur AS nanti malam dirilis lebih tinggi dari forecast.

Nasdaq
Inflasi inti PCE AS yang masih menunjukkan perlambatan pertumbuhan membuat Nasdaq naik ke 18.661 pada awal perdagangan sesi Eropa. Nasdaq kembali mendekati rekor tertinggi sepanjang masa 18.707 yang dicapai 21 Maret lalu.

Nasdaq berpotensi mendapat tambahan sentimen positif jika PMI manufaktur AS dirilis lebih tinggi dari forecast.


Note: Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga