SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Israel-Hamas Berunding Lagi, Gold Tertekan; Nasdaq Dibayangi Profit Taking
Macro Overview

Israel-Hamas Berunding Lagi, Gold Tertekan; Nasdaq Dibayangi Profit Taking

Updated Selasa, 7 Mei 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) turun pada awal perdagangan sesi Eropa Selasa (7/5/2024), menyentuh level terendah harian US$ 2.311,61 per troy ons. Pagi tadi, Gold sempat naik ke US$ 2.329,83 per troy ons.

Tekanan yang membuat harga Gold turun datang dari konflik Israel dengan Hamas. Setelah sempat memanas awal pekan kemarin, perundingan gencatan senjata kedua belah pihak di Kairo Mesir kembali berlanjut.

Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed masih menopang Gold. Pasar rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) Jumat pekan lalu, pelaku pasar melihat probabilitas pemangkasan suku bunga pada September sebesar 64%, berdasarkan data dari perangkat FedWatch.

Pada perdagangan malam ini, pidato dari Presiden The Fed wilayah Minneapolis, Neel Kashkari pada pukul 22:30 WIB bisa menjadi penggerak Gold. Kashkari merupakan salah satu pejabat elit The Fed yang dianggap hawkish, jika dia mengindikasikan suku bunga perlu di tahan lebih lama lagi meski pasar tenaga kerja mulai melemah, Gold berpotensi tertekan.

OIL 
Perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang kembali berlangsung juga berdampak ke Oil. Pagi tadi harganya sempat naik ke US$ 79,00 per barel kemudian berbalik turun ke US$ 78,25 per barel.

Selain itu, Oil juga tertekan akibat sektor manufaktur AS yang kembali berkontraksi, yang bisa berdampak ke penurunan permintaan. Apalagi, pasar tenaga kerja juga mulai melemah, menjadi indikasi perlambatan ekonomi dan tentunya berdampak negatif ke Oil.

EURUSD 
EURUSD berbalik turun ke 1,07542 pada awal perdagangan sesi Eropa setelah sempat naik ke 1,07769 pagi tadi. Pasangan mata uang ini tertekan setelah data dari Jerman menunjukkan pesanan pabrik pada Maret turun 0,4% month-on-month (MoM), mematahkan ekspektasi kenaikan 0,3% MoM di Trading Central.

Rilis tersebut menunjukkan perekonomian zona euro yang mulai melemah pada Maret yang memberikan sentimen negatif ke EURUSD. Pada perdagangan malam ini sentimen negatif bisa bertambah jika Fed Kashkari memberikan The Fed perlu menahan suku bunga lebih lama lagi guna memastikan inflasi turun mencapai target.

GBPUSD 
Tanpa data ekonomi penting dari Inggris GBPUSD mengalami penurunan hingga menyentuh level terendah harian 1,25316. Dibandingkan penutupan perdagangan Senin pasangan mata uang ini turun 303 poin (30,3 pip).

Perhatian pelaku pasar mulai berfokus ke pengumuman kebijakan moneter bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) Kamis nanti. BoE diprediksi masih akan mempertahankan suku bunga, tetapi beberapa analis melihat ada peluang BoE akan memberikan kejutan dengan mengindikasikan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

USDJPY 
USDJPY masih tertahan di dekat level tertinggi harian 154,647, atau naik 762 poin (76,2 pip) dibandingkan penutupan perdagangan Senin. Pergerakan ini mengindikasikan lemahnya nilai tukar yen akibat bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu yang lama.

Penurunan tajam pada pekan lalu terjadi akibat isu intervensi, meski otoritas Jepang enggan berkomentar atas hal tersebut. Artinya, jika USDJPY kembali menunjukkan kenaikan tajam, bukan tidak mungkin intervensi akan dilakukan sehingga kenaikan USDJPY masih tertahan.

Namun, jika Fed Kashkari nanti malam mengindikasikan The Fed perlu menahan suku bunga tinggi lebih lama, tidak menutup kemungkinan USDJPY kembali mendapat dorongan. Apalagi, pasar Jepang sudah tutup, dan kemungkinan intervensi menjadi lebih kecil.

Nasdaq
Setelah naik tajam dalam tiga hari beruntun, Nasdaq belum banyak bergerak hingga awal perdagangan sesi Eropa, berada dalam rentang 18.154 - 18.198. Dalam tiga hari sebelumnya Nasdaq sudah melesat 711 indeks poin dan mencapai level tertinggi dalam tiga pekan terakhir, sehingga perlu momentum yang lebih besar untuk melanjutkan kenaikan.

Namun, Nasdaq justru berpotensi mendapat tekanan jika Fed Kashkari malam nanti bersikap hawkish. Ada potensi Nasdaq diterpa profit taking.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga