SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Macro Overview Asia - Indeks Nikkei "Terbang" Lagi, Oil Naik 6 Hari Beruntun

Macro Overview Asia - Indeks Nikkei "Terbang" Lagi, Oil Naik 6 Hari Beruntun

Updated Selasa, 13 Februari 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) turun hampir US$ 5 pada perdagangan Senin kemarin ke US$ 2.019,73 per troy ons. Sebelumnya logam mulia ini bahkan sempat turun ke US$ 2.011 per troy ons.

Tekanan utama bagi Gold masih datang dari ekspektasi suku bunga di Amerika Serikat (AS). Data tersebut bisa mempengaruhi probabilitas pemangkasan suku bunga bank sentral AS (The Fed). Saat ini pasar melihat probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed hanya sebesar 17%, menurun jauh dibandingkan pertengahan Januari lalu yang mencapai 80%.

Data inflasi (consumer price index/CPI) Amerika Serikat yang akan dirilis malam ini bisa mempengaruhi probabilitas tersebut sehingga akan berdampak besar pada pergerakan Gold. Sebelum ada tersebut dirilis, Gold masih akan mendapat sentimen negatif pada perdagangan sesi Asia Selasa (13/2/2024).

OIL
Harga Oil (CLS10) naik US$ 0,34 ke US$ 76,92 per barel pada perdagangan Senin kemarin. Dengan demikian Oil sudah mencatat kenaikan dalam enam hari beruntun.

Kenaikan tersebut terjadi akibat memanasnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Israel menolak proposal gencatan senjata Hamas, dan kembali memborbardir kota Gaza bagian selatan. Hal ini membuat ketidakpastian konflik masih tinggi yang bisa mengganggu supply Oil.

Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi Oil pada perdagangan sesi Asia.

EURUSD
EURUSD bergerak volatil dalam rentang 1,07698 - 1,07743 pada Senin kemarin sebelum menutup perdagangan di 1,07716. Dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pasangan mata uang ini turun 133 poin (13 pip).

Tanpa rilis data ekonomi penting dari zona euro kemarin membuat EURUSD mengakhiri kenaikan empat hari beruntun. Perhatian utama tertuju pada data CPI Amerika Serikat hari ini tetapi dari zona euro juga ada data sentimen ekonomi yang bisa memberikan dampak signifikan.

Sebelum rilis data tersebut, EURUSD masih akan dibayangi sentimen negatif pada perdagangan sesi Asia.

GBPUSD 
Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini bergerak volatil kemarin tetapi berakhir stagnan di 1,26273. GBPUSD kesulitan menguat akibat tidak ada rilis data ekonomi penting dari Inggris kemarin.

Namun siang nanti akan ada rilis data tenaga kerja yang bisa memberikan dampak signifikan sebab bisa mempengaruhi ekspektasi suku bunga di Inggris.

Sebelum ada tersebut dirilis, GBPUSD masih akan mendapat sentimen negatif.

USDJPY 
USDJPY naik tipis 90 poin (9 pip) pada perdagangan Senin kemarin ke 149,353, dan masih berada di dekat level tertinggi sejak 27 November lalu. Data yang dirilis dari Jepang pagi ini menunjukkan indeks harga produsen (producer price index/PPI) pada Januari 0% month-on-month (MoM) lebih rendah dari forecast di Trading Central 0,1% MoM dan bulan sebelumnya 0,3% MoM.

Data tersebut memberikan sentimen negatif ke yen, sehingga berpotensi memberikan dorongan bagi USDJPY pada perdagangan sesi Asia.

Nikkei 
Laju kenaikan Nikkei masih belum terbendung meski sudah berada di level tertinggi dalam 24 tahun terakhir. Kemarin Nikkei melesat 725 indeks poin pada perdagangan Senin kemarin ke 37.120.

Pagi ini Nikkei kembali naik 500 indeks poin ke 37.620 yang memperkokoh posisinya di level tertinggi sejak 1990. Rilis data PPI Jepang yang stagnan pada Januari menguatkan ekspektasi bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) akan mempertahankan kebijakan moneter longgar meski nanti akan mengakhiri era suku bunga negatif. Hal tersebut masih akan menjadi sentimen positif bagi Nikkei pada hari ini.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga