SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Macro Overview Asia - Teka-Teki Suku Bunga Bikin Dolar Tertekan, Gold Naik & Hang Seng "Terbang"

Macro Overview Asia - Teka-Teki Suku Bunga Bikin Dolar Tertekan, Gold Naik & Hang Seng "Terbang"

Updated Rabu, 7 Februari 2024

GOLD
Penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) membuat harga Gold (XAUUSD) sukses naik hampir US$ 11 pada perdagangan Selasa ke US$ 2.035,66 per troy ons, menghentikan penurunan cukup tajam dalam dua hari beruntun.

Gold masih mampu naik meski pejabat bank sentral AS (The Fed) kembali mempertegas suku bunga tidak akan diturunkan pada Maret. Presiden The Fed wilayah Cleveland Lorreta Mester mengatakan para pembuat kebijakan akan lebih yakin memangkas suku bunga “nanti pada tahun ini”.

Kemudian Presiden The Fed wilayah Minneapolis Neel Kashkari mengatakan inflasi perlu turun lebih lanjut, dan bisa melihat dari beberapa data ke depan.

Kenaikan emas terjadi setelah indeks dolar AS turun 310 poin ke 103,785 kemarin, sehari setelah mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Selain faktor teknikal, penguatan mata uang utama lainnya juga memberikan tekanan bagi dolar AS.

Gold dibanderol dengan dolar AS, ketika nilainya melemah maka harga Gold akan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga permintaan berpotensi meningkat.

Berlanjutnya penurunan indeks dolar AS bisa menjadi sentimen positif bagi Gold pada perdagangan sesi Asia Rabu (7/2/2024).

OIL
Harga Oil (CLS10) naik US$ 0,65 ke US$ 73,44 per barel pada perdagangan Selasa, melanjutkan kenaikan tipis awal pekan lalu. Oil naik setelah tingkat produksi Amerika Serikat di tahun ini.

Pada Desember lalu, produksi di AS mencatat rekor tertinggi 13,3 juta barel per hari, kemudian menurun pada Januari. Energy Information Administration (EIA) memprediksi tingkat produksi akan kembali naik mendekati rekor tersebut pada bulan ini, tetapi setelahnya menurun hingga pertengahan tahun.

Proyeksi tersebut masih akan menjadi sentimen positif bagi Oil pada perdagangan sesi Asia.

EURUSD
Pernyataan pejabat bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Boris Vujcic membuat EURUSD naik 119 poin (11 pip) ke 1,07544 pada perdagangan Selasa. EURUSD bangkit dari level terendah sejak pertengahan November yang disentuh kemarin siang.

Vujcic menyebut ECB tidak perlu buru-buru menurunkan suku bunga, dan perlu memastikan inflasi benar-benar terkendali. Hal tersebut memberikan sentimen positif bagi EURUSD, dan masih akan terasa pada sesi Asia.

GBPUSD 
GBPUSD naik 621 poin (62 pip) ke 1,25973 pada perdagangan Selasa kemarin setelah awal pekan lalu mendekati level terendah dua bulan. Kenaikan tersebut kemungkinan terjadi akibat faktor teknikal melihat posisinya yang cukup rendah, sementara kapan suku bunga dipangkas masih teka-teki.

Tidak hanya The Fed, bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) juga masih belum ada kejelasan kapan akan memangkas suku bunga. Apalagi, saat pengumuman kebijakan moneter awal bulan ini ada dua anggota yang ingin suku bunga kembali dinaikkan.

Artinya, ada peluang BoE akan memangkas suku bunga setelah The Fed sehingga menjadi sentimen positif bagi GBPUSD dan masih akan terasa pada perdagangan sesi Asia.

USDJPY 
USDJPY turun 735 poin (73 pip) ke 147,944 pada perdagangan Selasa setelah menyentuh level tertinggi sejak akhir November sehari sebelumnya. Penurunan pasangan mata uang ini menunjukkan aksi profit taking menerpa dolar AS di tengah ketidakpastian kapan suku bunga akan dipangkas, tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga zona euro dan Inggris.

Di sisi lain, bank sentral Jepang akan mengambil jalur yang berbeda yakni menaikkan suku bunga. Hal tersebut menjadi sentimen negatif bagi USDJPY.

Hang Seng 
Hang Seng “terbang” 624 indeks poin ke 16.273 pada perdagangan sesi Selasa kemarin setelah pemerintah Beijing bertindak untuk menghentikan aksi jual yang melanda bursa saham. Pelaku pasar belakangan menanti kebijakan konkrit dari otoritas China untuk memacu perekonomian, salah satunya dengan penurunan suku bunga. Tetapi bank sentral China belum menurunkan suku bunga pada Januari lalu yang membuat bursa saham mengalami tekanan.

Rencana kebijakan baru yang dihembuskan kemarin memberikan angin segar, salah satunya adalah state investment funds yang akan lebih banyak membeli saham. Hal tersebut masih akan menjadi sentimen positif bagi Hang Seng pada perdagangan hari ini.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga