SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Macro Overview Eropa - Nasdaq Dibayangi Profit Taking, Gold Masih Dalam Tekanan

Macro Overview Eropa - Nasdaq Dibayangi Profit Taking, Gold Masih Dalam Tekanan

Updated Selasa, 6 Februari 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) sempat naik pada perdagangan sesi Asia Selasa (6/2/2024), menyentuh level tertinggi harian US$ 2.028,41 per troy ons. Tetapi setelahnya Gold berbalik turun ke US$ 2.023,33 per troy ons.

Pergerakan tersebut mengindikasikan Gold masih dibayangi sentimen negatif pasca rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) Jumat pekan lalu. Data penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian (non-farm payrolls/NFP) pada Januari dilaporkan sebanyak 353.000 orang, jauh lebih tinggi dari forecast di Trading Central 175.000 orang dan bulan sebelumnya 313.000 orang.

Tekanan bagi Gold bertambah besar setelah rilis data purchasing managers’ index (PMI) sektor jasa AS kemarin yang menunjukkan pertumbuhan menjadi 53,4 pada Januari dari bulan sebelumnya 50,5 dan lebih tinggi dari forecast di Trading Central 51,7.

Alhasil dalam dua perdagangan terakhir Gold turun sekitar US$ 30 dan sentimen negatif masih akan membayangi pada perdagangan sesi Eropa hari ini.

OIL 
Harga Oil (CLS) naik pada perdagangan sesi Eropa, menyentuh level tertinggi harian US$ 73,01 per barel. Dibandingkan penutupan perdagangan Senin, Oil naik US$ 0,22.

Sentimen bagi Oil datang dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah, yang membuat pelaku pasar khawatir akan kemungkinan terjadinya gangguan supply.

Kemarin pasukan Amerika Serikat melakukan serangan balasan terhadap pasukan militan Iran di Irak dan Suriah. Serangan tersebut menargetkan 85 titik sebagai balasan atas tewasnya tiga tentara Amerika Serikat yang diserang dengan drone.

Eskalasi konflik tersebut masih akan menjadi sentimen positif bagi Oil pada perdagangan sesi Eropa.

EURUSD 
EURUSD rebound pada perdagangan sesi Eropa, sempat turun ke 1,07373 kemudian berbalik naik ke 1,07507. Meski rebound, tetapi EURUSD berpotensi mendapat tekanan merespon data ekonomi dari zona euro pada pukul 17:00 WIB.

Retail sales pada Desember diprediksi turun 1,3% year-on-year (YoY), lebih besar dari penurunan bulan sebelumnya 1% (YoY). Jika data tersebut dirilis lebih rendah dari forecast, EURUSD berpotensi mendapat sentimen negatif.

GBPUSD 
Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini juga rebound setelah merosot dua hari beruntun. GBPUSD sempat turun ke 1,25284 sebelum berbalik naik ke 1,25554.

Inggris akan melaporkan data purchasing managers’ index (PMI) sektor konstruksi pada pukul 16:30 WIB. Forecast di Trading Central menunjukkan angka 48,2, lebih tinggi dari bulan sebelumnya 46,8.

GBPUSD bisa mendapat sentimen positif jika data tersebut dirilis lebih rendah dari forecast.

USDJPY 
USDJPY turun 304 poin (30 pip) ke 148,375 setelah kemarin menyentuh level tertinggi sejak 27 November lalu. Pasangan mata uang ini mengalami kenaikan tajam sejak Jumat pasca rilis data NFP Amerika Serikat.

Posisinya yang tinggi tentunya memicu aksi profit taking sehingga berbalik turun. Namun, sentimen positif masih menaungi USDJPY pada sesi Eropa.

Nasdaq 
Nasdaq naik tipis 16 indeks poin ke 17.702 pada perdagangan Senin kemarin, setelah mengalami pergerakan yang volatil. Rilis data PMI jasa Amerika Serikat memberikan sentimen positif bagi Nasdaq.

PMI jasa yang meningkat artinya roda perekonomian berputar lebih kencang, sebab berkontribusi sekitar 70% terhadap produk domestik bruto (PDB). Sentimen positif tersebut masih akan menaungi Nasdaq meski ada juga potensi terjadi profit taking mengingat posisinya di dekat rekor tertinggi sepanjang masa 17.792.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga