SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Macro Overview Eropa - Nasdaq Tembus 18.000 dan Cetak Rekor, Gold Masih Berpotensi Naik

Macro Overview Eropa - Nasdaq Tembus 18.000 dan Cetak Rekor, Gold Masih Berpotensi Naik

Updated Senin, 12 Februari 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) bergerak dalam rentang US$ US$ 2.021 - 2.026 pada perdagangan sesi Asia Senin (12/2/2024), setelah mencatat penurunan sekitar US$ 15 sepanjang pekan lalu.

Belum ada perubahan sentimen terhadap Gold, pergerakan yang masih belum besar terjadi karena pelaku pasar menanti rilis data inflasi (consumer price index/CPI) Amerika Serikat (AS) Selasa besok. Sebelum rilis tersebut indeks dolar AS sebenarnya mengalami penurunan, pagi tadi menyentuh level terendah harian 103,962. Dibandingkan penutupan perdagangan Jumat, indeks tersebut turun 118 poin.

Penurunan tersebut terjadi setelah pemerintah Amerika Serikat merevisi turun inflasi pada Desember, jika berlanjut pada sesi Eropa Gold berpotensi mendapat sentimen positif.

OIL 
Harga Oil (CLS10) sempat turun ke US$ 76,17 per barel pagi tadi sebelum berbalik naik ke US$ 76,61 per barel. Pergerakan tersebut terjadi sebab Oil masih dinaungi sentimen positif dari produksi crude oil di Amerika Serikat diprediksi akan stagnan.

Di sisi lain, Israel menolak proposal gencatan senjata Hamas, dan kembali memborbardir kota Gaza bagian selatan. Hal ini membuat ketidakpastian konflik masih tinggi yang bisa mengganggu supply Oil. Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi Oil pada perdagangan sesi Eropa hari ini.

EURUSD 
Tekanan yang dialami dolar AS membuat EURUSD mampu naik ke 1,07998 pada perdagangan sesi Asia. Dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pasangan mata uang ini naik 149 poin (hampir 15 pip).

Tanpa rilis data ekonomi penting dari zona euro hari ini, EURUSD masih akan mendapat sentimen positif pada perdagangan sesi Eropa melihat dolar AS yang sedang lemah jelang rilis data inflasi.

GBPUSD 
GBPUSD sempat naik ke 162 poin (16 pip) ke 1,26438 pada perdagangan sesi Asia sebelum terpangkas. Kenaikan tersebut masih dipicu oleh tekanan yang dialami dolar AS.

Tanpa rilis data ekonomi penting dari Inggris, GBPUSD masih akan mendapat sentimen positif meski pergerakan kemungkinan belum akan besar pada perdagangan sesi Eropa.

USDJPY 
USDJPY bergerak sideways di rentang 149,074 - 149,291 pada perdagangan sesi Asia, dengan kecenderungan menurun sesuai dengan proyeksi Macro Overview sebelumnya.

Sepanjang pekan lalu pasangan mata uang ini naik 89 pip hingga tertinggi sejak 27 November lalu. Melihat posisinya yang tinggi dan dolar AS yang sedang lemah, aksi profit taking pun terjadi yang berpotensi berlanjut pada sesi Eropa.

Nasdaq
Nasdaq melesat 350 indeks poin sepanjang pekan lalu ke 18.036, bahkan sempat memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa di 18.070. Laporan laba beberapa emiten yang bagus masih menopang kenaikan Nasdaq.

Tetapi melihat posisinya yang tinggi, ada potensi Nasdaq diterpa aksi profit taking pada perdagangan sesi Eropa.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga