SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita Oil Anjlok 5 Hari Beruntun, Sentimen Negatif Bayangi Gold
Macro Overview

Oil Anjlok 5 Hari Beruntun, Sentimen Negatif Bayangi Gold

Updated Rabu, 5 Juni 2024

GOLD
Harga Gold (XAUUSD) turun US$ 23,65 pada perdagangan Selasa ke US$ 2.326,73 per troy ons. Penurunan tersebut membalikkan semua kenaikan pada awal pekan kemarin.

Pergerakan tersebut mengindikasikan pelaku pasar menanti data-data dari Amerika Serikat terutama pasar tenaga kerja untuk memprediksi arah kebijakan yang akan diambil The Fed. Sentiment Analysis menunjukkan angka 17 yang berarti sangat negatif, dengan Confidence Index tinggi.




Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan Gold pada perdagangan sesi Eropa Rabu (5/6/2024) sebelum perhatian tertuju ke rilis data tenaga kerja AS versi ADP malam ini.

OIL
Harga Oil (CLS10) anjlok 5 hari beruntun setelah mengakhiri perdagangan Selasa di US$ 72,89 per barel. Dalam 5 hari Oil tercatat anjlok hingga US$ 7,37.

Oil mendapat tekanan setelah OPEC+ berencana menaikkan produksi mulai Oktober, dan kontraksi yang dialami sektor manufaktur Amerika Serikat. Ketika supply naik karena peningkatan produksi, demand juga dikhawatirkan akan lemah akibat kontraksi tersebut. Hal ini memberikan tekanan yang besar bagi Oil dan berpotensi berlanjut pada perdagangan sesi Eropa hari ini.

EURUSD 
EURUSD turun 251 poin (25,1 pip) ke 1,08790 pada perdagangan Selasa kemarin. Penurunan terjadi akibat aksi profit taking melihat posisi EURUSD mendekati level tertinggi 3 bulan banyak rilis data ekonomi termasuk pengumuman kebijakan moneter bank sentral Eropa (European Central Bank) Kamis besok.

Pada perdagangan sesi Eropa hari ini data inflasi produsen (Producer Price Index/PPI) zona euro pada pukul 16:00 WIB bisa menjadi penggerak EURUSD. Forecast di Trading Central menunjukkan PPI Mei -6,2% year-on-year (YoY), lebih rendah dari bulan sebelumnya -7,8% YoY.

Rilis data yang negatif, bahkan cukup besar sesuai forecast tersebut berpotensi memberikan tekanan bagi EURUSD. Sebab, ke depannya inflasi (Consumer Price Index/CPI) berpeluang terus menurun sehingga memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga ECB.

GBPUSD
Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini juga turun dari level tertinggi dua dalam hampir 3 bulan terakhir Selasa kemarin. GBPUSD turun 381 poin (38,1 pip) ke 1,27690.

Tanpa rilis data ekonomi penting dari Inggris, perhatian tertuju ke data ekonomi dari Amerika Serikat malam ini. Sebelum rilis tersebut ada potensi aksi profit taking berlanjut dan menekan GBPUSD.

USDJPY 
Kabar terbaru dari bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) membuat USDJPY turun 1.180 poin (118 pip) ke 154,887 Selasa kemarin. Informasi yang beredar di pasar menyebutkan BoJ akan mendiskusikan rencana pengurangan pembelian obligasi pada rapat kebijakan moneter pekan depan. Pengurangan pembelian obligasi artinya ada pengurangan suntikan likuiditas ke perekonomian sehingga membuat yen menjadi lebih kuat.

Namun pagi ini USDJPY kembali naik 76 pip ke 155,653, yang menunjukkan perhatian pelaku pasar tertuju pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat.




Sentiment Analysis menunjukkan angka 18 yang berarti sangat negatif dengan Confidence Index yang tinggi. Artinya ada potensi kenaikan tajam pagi ini akan memicu aksi jual lebih lanjut.

Nasdaq
Nasdaq kembali bergerak volatil pada perdagangan Selasa sebelum berhasil mencatat kenaikan 43 indeks poin ke 18.704. Pergerakan tersebut menunjukkan pelaku pasar menanti data Amerika Serikat termasuk non-farm payrolls (NFP) sebelum pengumuman kebijakan moneter The Fed pekan depan.

Pada perdagangan pagi ini Nasdaq naik 18.764, mendapat dorongan dari kenaikan tajam saham CrowdStrike Inc. Faktor ini masih akan mempengaruhi pergerakan Nasdaq pada perdagangan sesi Eropa.

Note: Sentiment Analysis menggunakan angka skala 0 - 100, semakin dekat dengan nol sentimen semakin negatif, sebaliknya semakin dekat dengan 100 artinya semakin positif. Sementara Confidence Index dibedakan menjadi tiga, yakni rendah, rata-rata dan tinggi. Confidence Index bisa menggambarkan seberapa valid Sentiment Analysis. 


Sentiment Analysis merupakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang menganalisis puluhan ribu data dari berita, blog, hingga sosial media untuk mengetahui sentimen pasar yang menyelimuti pergerakan sebuah produk keuangan. Sentiment Analysis disediakan oleh Trading Central dan bisa dilihat pada MIFX App.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga