SUPPORT CENTER     021-50996650     Log in
Berita Peluang Cut Rate The Fed Masih Tinggi, Gold Berpotensi Rebound
Macro Overview

Peluang Cut Rate The Fed Masih Tinggi, Gold Berpotensi Rebound

Updated Kamis, 27 November 2025
Bagikan
Updated Kamis, 27 November 2025
Bagikan

Volatilitas tinggi kembali melanda pasar pada awal perdagangan Kamis (27/11/2025). Data aktual klaim tunjangan pengangguran Amerika Serikat (AS) pada pekan yang berakhir 22 November tercatat 216.000, lebih rendah dari forecast 224.000 dan bulan sebelumnya 222.000.

Sementara itu, data pesanan barang tahan lama AS menunjukkan pertumbuhan 0,5% month-on-month (MoM), lebih tinggi dari forecast 0,2% MoM, namun masih jauh di bawah capaian bulan sebelumnya yaitu 3% MoM. Meski data-data tersebut dirilis lebih bagus dari forecast, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Desember masih bertahan di level 85% berdasarkan CME FedWatch.

Sinyal dovish dari dua pejabat The Fed, John Williams dan Christopher Waller masih menjadi pendorong utama peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Selain itu, Kevin Hassett, penasihat kunci ekonomi Presiden AS Donald Trump, kini digadang sebagai kandidat kuat pengganti Jerome Powell sebagai Gubernur The Fed. Hassett dikenal cenderung dovish, sehingga pasar melihat peluang pemangkasan suku bunga yang lebih agresif.

Menjelang sesi Eropa, sentimen-sentimen ini diperkirakan masih menjadi penggerak utama pasar. Berikut data dari Trading Central:

Sentimen konsumen Jerman pukul 14:00 WIB; forecast -22 vs sebelumnya -24,1



GOLD
Harga Gold (XAUUSD) naik US$33,14 ke US$4.163,38 per troy ons pada perdagangan kemarin. Namun menjelang sesi Eropa, Gold mengalami koreksi.

Meski demikian, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang masih kuat tetap menjadi sentimen positif. Selain itu, peluang Kevin Hassett menjadi pengganti Powell dengan sikap yang lebih dovish, menambah prospek pelonggaran kebijakan moneter yang lebih agresif pada tahun depan.

Gold berpotensi berbalik naik pada sesi Eropa seiring dominasi sentimen pemangkasan suku bunga.



OIL
Harga Oil (CLS10) naik ke US$58,54 per barel pada perdagangan kemarin. Kenaikan ini didorong melemahnya dolar AS setelah Hassett yang dianggap lebih dovish muncul sebagai kandidat kuat Gubernur The Fed.

Namun, sentimen negatif masih membayangi akibat peluang tercapainya kesepakatan damai Rusia–Ukraina. Jika perang berakhir, pasokan minyak Rusia berpotensi kembali membanjiri pasar, meningkatkan risiko oversupply.

Sentimen ini diperkirakan akan menekan harga Oil pada sesi Eropa.


EURUSD
EURUSD naik 273 poin ke 1,15944 dan mencatat kenaikan tiga hari beruntun. Pelemahan dolar AS akibat sinyal dovish dari pejabat The Fed dan peluang Hassett menjadi Gubernur The Fed menjadi katalis utama penguatan pasangan ini.

Jika data sentimen konsumen Jerman dirilis lebih tinggi dari forecast, hal ini dapat mengindikasikan konsumen Jerman melihat adanya perbaikan ekonomi, dan menjadi sentimen positif bagi EURUSD.



GBPUSD
GBPUSD menguat 790 poin ke 1,32379, menandai kenaikan lima hari beruntun dan masih berlanjut hari ini. Pelemahan dolar AS akibat sentimen dovish The Fed dan prospek Hassett turut mendukung penguatan GBPUSD.

Tambahan sentimen datang dari anggaran belanja (autumn budget) Inggris yang lebih besar dari perkiraan, yang bisa berdampak bagus bagi perekonomian Inggris. Sentimen-sentimen ini berpotensi terus mendorong GBPUSD pada sesi Eropa.


USDJPY
USDJPY naik 374 poin ke 156,374 pada perdagangan kemarin didorong data ekonomi AS yang lebih baik dari ekspektasi. Namun menjelang sesi Eropa, USDJPY kembali tertekan.

Dolar AS masih berada dalam tekanan, sementara pasar menilai libur thanksgiving AS dapat menjadi momentum bagi pemerintah Jepang untuk melakukan intervensi mendukung yen. Selain itu, prospek kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ) bulan depan terus menjadi perhatian.

Sentimen-sentimen ini masih akan membayangi pergerakan USDJPY pada sesi Eropa.



NASDAQ
Nasdaq naik 250 poin ke 25.313, mencatat kenaikan empat hari beruntun. Kenaikan ini sebagian besar ditopang oleh reli saham teknologi yang mendapat dorongan dari meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed.

Sentimen pemangkasan suku bunga yang kuat berpotensi terus mendorong Nasdaq pada sesi Eropa.          


Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: Nomor 178/
BAPPEBTI/SI/I/2003
Otoritas Jasa Keuangan: Nomor S-126/PM.02/2025
Bank Indonesia: Nomor 27/214/DPPK/Srt/B
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: Nomor 010/SPKB/ICDX/DIR/
III/2010
Bursa Berjangka Jakarta: Nomor SPAB-044/BBJ/03/02
Indonesia Clearing House: Nomor 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
Kliring Berjangka Indonesia: Nomor 14/AK-KBI/III/2003
MEDIA SOSIAL
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga