SUPPORT CENTER     021-50996650     Log in
Berita Prospek Fed Dovish Terus Topang Gold
Macro Overview

Prospek Fed Dovish Terus Topang Gold

Updated Senin, 1 Desember 2025
Bagikan
Updated Senin, 1 Desember 2025
Bagikan

Pasar bergerak volatil pada awal perdagangan Senin (1/12/2025), setelah pada Jumat pekan lalu Chicago Mercantile Exchange (CME), sebagai salah satu sumber acuan utama harga dan likuiditas emas, mengalami isu teknikal yang menyebabkan volatilitas tinggi dan pelebaran spread.

Sentimen dari ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Desember masih terus mendominasi pasar. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut telah menentukan pilihan untuk Gubernur The Fed selanjutnya pada Minggu kemarin.

Selain itu, Kevin Hassett, penasihat ekonomi utama Trump yang digadang sebagai kandidat kuat pengganti Jerome Powell, mengatakan Trump akan memilih seseorang yang dapat membantu kebijakan pemangkasan suku bunga. Hal ini semakin memperkuat ekspektasi pasar bahwa suku bunga berpotensi dipangkas lebih agresif.

Probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed kini meningkat menjadi 87%, dari 71% pada minggu lalu berdasarkan CME FedWatch.

Sentimen-sentimen tersebut diperkirakan terus mempengaruhi pergerakan pasar pada sesi Eropa.


GOLD
Harga Gold (XAUUSD) naik US$61,71 ke US$4.219,18 per troy ons pada perdagangan Jumat lalu, setelah bergerak dengan volatilitas ekstrim akibat gangguan teknikal CME. Pada perdagangan hari ini, Gold dibuka dengan gap up.

Meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, diperkuat oleh sinyal dovish dari dua pejabat The Fed, John Williams dan Christopher Weller masih menjadi penopang utama harga Gold. Selain itu, komentar Hassett yang menegaskan bahwa Trump akan memilih sosok yang mendukung penurunan suku bunga memberi sentimen positif tambahan.

Sentimen ini berpotensi terus mendorong Gold pada perdagangan sesi Eropa.


OIL
Harga Oil (CLS10) turun ke US$58,47 per barel pada perdagangan Jumat lalu, setelah isu teknikal CME membuat perdagangan Oil terhenti cukup lama. Menjelang sesi Eropa, harga mencoba bergerak naik.

OPEC+ kembali menegaskan keputusan menunda peningkatan produksi pada kuartal pertama 2026, sehingga memberi sentimen positif bagi Oil. Namun perhatian pelaku pasar tetap tertuju pada perkembangan pembicaraan damai Rusia–Ukraina. Jika kesepakatan dicapai, sanksi terhadap Rusia dapat dicabut dan pasokan minyak kembali membanjiri pasar, sehingga kekhawatiran oversupply meningkat.

Sentimen tersebut diperkirakan akan mempengaruhi harga Oil pada sesi Eropa.



EURUSD
EURUSD bergerak sangat volatil sebelum mencatat kenaikan tipis 42 poin ke 1,15976 pada Jumat lalu. Tekanan dolar AS akibat meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga masih menjadi katalis positif bagi EURUSD. Menjelang sesi Eropa, pasangan ini melanjutkan kenaikan.

Tanpa adanya rilis data penting dari zona euro hari ini, pergerakan EURUSD kemungkinan masih didominasi sentimen pergerakan dolar AS.



GBPUSD
GBPUSD juga bergerak volatil dan mencatat penurunan tipis 28 poin ke 1,32312 pada Jumat lalu. Pada perdagangan hari ini, GBPUSD dibuka dengan gap down namun berusaha naik kembali. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed masih menekan dolar AS, sehingga memberi dukungan pada GBPUSD.

Pergerakan pasangan ini tetap akan didominasi dinamika dolar AS, terutama tanpa adanya rilis data penting dari Inggris.



USDJPY

USDJPY turun 64 poin ke 156,164 pada perdagangan Jumat dan kembali melemah hari ini. Yen mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ) pada bulan depan. Selain itu, dolar AS yang berada dalam tekanan turut membebani USDJPY.

Sentimen negatif tersebut berpotensi terus menekan USDJPY pada perdagangan sesi Eropa.



NASDAQ
Nasdaq sempat dihentikan perdagangannya pada Jumat lalu akibat isu teknikal CME. Setelah kembali aktif, Nasdaq mencatat kenaikan 183 poin ke 25.483. Namun pada perdagangan hari ini, indeks mengalami tekanan akibat aksi profit taking setelah reli tajam pekan lalu.

Selain itu, meningkatnya kekhawatiran terkait valuasi saham teknologi dan AI yang dinilai terlalu tinggi turut memberi tekanan pada Nasdaq.

Sentimen tersebut diperkirakan terus membayangi pergerakan Nasdaq pada sesi Eropa.



Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: Nomor 178/
BAPPEBTI/SI/I/2003
Otoritas Jasa Keuangan: Nomor S-126/PM.02/2025
Bank Indonesia: Nomor 27/214/DPPK/Srt/B
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: Nomor 010/SPKB/ICDX/DIR/
III/2010
Bursa Berjangka Jakarta: Nomor SPAB-044/BBJ/03/02
Indonesia Clearing House: Nomor 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
Kliring Berjangka Indonesia: Nomor 14/AK-KBI/III/2003
MEDIA SOSIAL
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga