SUPPORT CENTER     021-50996650     Log in
Berita Sinyal Dovish The Fed Angkat Gold, Nasdaq Ikut Menguat Jelang Sesi AS
Macro Overview

Sinyal Dovish The Fed Angkat Gold, Nasdaq Ikut Menguat Jelang Sesi AS

Updated Senin, 24 November 2025
Bagikan
Updated Senin, 24 November 2025
Bagikan

Volatilitas kembali melanda pasar pada perdagangan sesi Eropa, Senin (24/11/2025). Tidak ada perubahan signifikan dari sisi fundamental, namun ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Desember kembali menguat setelah Presiden Federal Reserve New York, John Williams, menyampaikan komentar bernada dovish. Pernyataan tersebut mendorong spekulasi bahwa The Fed siap mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Sentimen ini diperkirakan masih akan memengaruhi arah pergerakan aset pada perdagangan sesi Amerika Serikat (AS) malam nanti.


GOLD
Harga Gold bergerak volatil dalam rentang US$4.040–US$4.077 per troy ounce selama sesi Eropa. Sinyal dovish dari John Williams memberikan ruang kenaikan bagi Gold karena pasar kembali mempertimbangkan skenario penurunan suku bunga Desember. Namun demikian, penguatan dolar AS yang masih berada pada level tertinggi dalam enam bulan terakhir membatasi potensi apresiasi Gold lebih jauh.

Pada sesi malam nanti, Gold masih berpeluang melanjutkan kenaikan apabila tekanan terhadap dolar AS berlanjut.


OIL
Harga Oil kembali tertekan dan turun ke US$57,47 per barel pada sesi Eropa. Prospek tercapainya kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina terus membayangi pasar, karena kesepakatan tersebut dapat membuka peluang pencabutan sanksi AS terhadap Rusia. Jika itu terjadi, suplai minyak Rusia berpotensi kembali meningkat sehingga menimbulkan kekhawatiran oversupply di pasar global.

Sentimen negatif ini diperkirakan terus menekan pergerakan harga Oil pada sesi AS.


EURUSD
EURUSD mencoba rebound dan naik 231 poin ke 1,15344 pada perdagangan sesi Eropa. Pelemahan dolar AS akibat komentar dovish John Williams menjadi pendorong utama penguatan euro. Selain itu, data iklim bisnis Jerman yang dirilis di 88,1 sedikit lebih tinggi dari proyeksi 88 memberikan dorongan tambahan bagi EURUSD.

Sentimen ini membuka potensi penguatan lebih lanjut pada sesi AS jika dolar AS tetap tertekan.


GBPUSD
GBPUSD berbalik melemah setelah sempat menyentuh 1,31112 pada sesi Eropa. Meskipun dolar AS tertekan akibat sinyal dovish The Fed, pound sterling justru terbebani oleh kondisi ekonomi domestik Inggris yang melemah. Pinjaman pemerintah berada di level tertinggi di luar masa pandemi, aktivitas bisnis melambat, penjualan ritel turun tajam, dan sentimen konsumen terus melemah. Inflasi Inggris pada Oktober yang menunjukkan perlambatan semakin memperbesar peluang sekitar 80% bahwa Bank of England (BoE) akan memangkas suku bunga pada Desember.

Sentimen-sentimen ini diperkirakan masih akan membatasi ruang penguatan GBPUSD pada sesi AS.


USDJPY
USDJPY sempat naik ke 156,933 pada perdagangan sesi Eropa, meski dolar AS berada di bawah tekanan. Yen tetap menjadi mata uang dengan performa terburuk hari ini. Namun demikian, yen memperoleh dukungan dari komentar Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama dan Perdana Menteri Sanae Takaichi yang menegaskan kesiapan pemerintah untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan pergerakan yen melalui pembelian langsung oleh otoritas Jepang.

Pernyataan tersebut menciptakan ketidakpastian dan membuka potensi volatilitas lanjutan bagi USDJPY pada sesi malam nanti.


NASDAQ
Nasdaq melanjutkan penguatan ke 24.561,75 selama sesi Eropa, lebih tinggi dibandingkan penutupan Jumat lalu. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember yang kembali meningkat akibat komentar dovish John Williams menjadi katalis utama optimisme pelaku pasar, terutama bagi saham teknologi yang sensitif terhadap perubahan suku bunga.

Sentimen ini masih membuka peluang penguatan lebih lanjut pada perdagangan sesi AS.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: Nomor 178/
BAPPEBTI/SI/I/2003
Otoritas Jasa Keuangan: Nomor S-126/PM.02/2025
Bank Indonesia: Nomor 27/214/DPPK/Srt/B
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: Nomor 010/SPKB/ICDX/DIR/
III/2010
Bursa Berjangka Jakarta: Nomor SPAB-044/BBJ/03/02
Indonesia Clearing House: Nomor 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
Kliring Berjangka Indonesia: Nomor 14/AK-KBI/III/2003
MEDIA SOSIAL
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga