SUPPORT CENTER     021-50996650 / 021-50928899     Log in
Berita EURUSD Gap Down ke Level Terendah Satu Bulan; Gold Tertekan
Breaking News

EURUSD Gap Down ke Level Terendah Satu Bulan; Gold Tertekan

Updated Senin, 10 Juni 2024

EURUSD anjlok ke level terendah satu bulan pada awal perdagangan Senin (10/6/2024) setelah merosot hingga 880 poin (88 pip) pada Jumat pekan lalu. Anjloknya pasangan mata uang ini terjadi setelah rilis data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Pagi ini, EURUSD dibuka gap down dan sempat menyentuh 1,07638 atau anjlok 37 pip dibandingkan penutupan perdagangan Jumat. Tekanan bagi pasangan mata uang ini cukup besar setelah data non-farm payrolls (NFP) AS dilaporkan sebanyak 272.000 orang pada Mei, jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya 165.000 orang dan forecast di Trading Central 151.000 orang.

Pasca rilis tersebut, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada September turun menjadi 49% dibandingkan sehari sebelumnya sekitar 70%, berdasarkan data dari perangkat FedWatch.

Artinya, pelaku pasar kini mulai pesimistis jika The Fed akan memangkas suku bunganya pada akhir kuartal III-2024. Di sisi lain, pada Kamis pekan lalu bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%. Kemudian deposit dan lending rate juga masing-masing turun menjadi 3,75% dan 4,5%

Dengan kondisi tersebut, selisih suku bunga antara The Fed dan ECB menjadi lebih lebar dan bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama, sehingga berdampak negatif bagi EURUSD.

Rilis data NFP pada Jumat pekan lalu berdampak ke semua pasar, termasuk Gold yang anjlok lebih dari US$ 80 atau 800 pip hingga ke bawah US$ 2.300 per troy ons Jumat pekan lalu. Pada perdagangan pagi ini, Gold sempat kembali ke atas level tersebut sebelum kembali turun, menunjukkan tekanan masih besar bagi logam mulia ini.

Selain The Fed yang kemungkinan akan menahan suku bunga tinggi lebih lama, tekanan bagi Gold juga datang dari bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC).

PBoC dilaporkan tidak lagi membeli Gold pada Mei lalu setelah memborongnya selama 18 bulan beruntun. Sebelumnya aksi beli yang masif dari PBoC dan bank sentral lainnya menjadi salah satu penopang kenaikan harga Gold hingga berkali-kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa pada tahun ini.


Alhasil, PBoC yang berhenti membeli Gold membuat pasar langsung bereaksi negatif, sehingga Gold mendapat “pukulan ganda”.

Berita Terkait

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
MEDIA SOSIAL
PT Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga