SUPPORT CENTER     021-50996650     Log in
Berita Perdagangan Oil & Nasdaq Dilanda Technical Issue Secara Global, Gold Jadi Sangat Volatil
Macro Overview

Perdagangan Oil & Nasdaq Dilanda Technical Issue Secara Global, Gold Jadi Sangat Volatil

Updated Jumat, 28 November 2025
Bagikan
Updated Jumat, 28 November 2025
Bagikan

Pergerakan pasar finansial cenderung kalem pada Kamis kemarin, sebab pasar Amerika Serikat libur Thanksgiving. Libur tersebut membuat likuiditas menjadi menurun, sehingga rentan terjadi pergerakan besar secara tiba-tiba, atau spread yang mendadak melebar.

Pada perdagangan Jumat (29/11/2025) perdagangan di Chicago Mercantile Exchange (CME) dihentikan sementara akibat technical issue. Hal ini berdampak pada berhentinya perdagangan pada Oil dan indeks saham Amerika Serikat secara global.

CME mengatakan pemberhentian sementara terjadi akibat kegagalan sistem pendingin pusat data CyrusOne, dan saat ini sedang ditangani.

Sementara itu dari sisi fundamental, belum ada perubahan signifikan. Sentimen pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember terus membayangi pasar sejak awal perdagangan hari ini. Sinyal dovish dari dua pejabat The Fed, John Williams dan Christopher Weller, masih menjadi pendorong utama suasana pasar saat ini.

Pelaku pasar juga memantau perkembangan nominasi Gubernur The Fed berikutnya. Kevin Hassett, penasihat ekonomi utama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, disebut sebagai kandidat kuat pengganti Jerome Powell. Mengingat Hassett dikenal lebih dovish, pelaku pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga yang lebih agresif pada tahun depan.

Sentimen-sentimen ini masih akan memengaruhi pergerakan pasar pada perdagangan sesi Eropa. Perlu diperhatikan rilis data ekonomi penting. Berikut data Trading Central:

  • Penjualan ritel Jerman (year-on-year/Okt) pukul 14:00 WIB; forecast 0,6% vs sebelumnya 0,2%. 



GOLD
Harga Gold (XAUUSD) turun tipis US$6,58 atau 65,8 pip ke US$4.156,80 per troy ons pada perdagangan Kamis kemarin. Gold juga bergerak dalam rentang sempit kemarin akibat libur Thanksgiving di AS, yang membuat volume perdagangan menjadi lebih rendah.

Namun pada hari ini volatilitas Gold mengalami peningkatan, pagi tadi sempat naik ke US$4.193 per troy ons. Seperti disebutkan sebelumnya, libur Thanksgiving di Amerika Serikat membuat volume transaksi lebih rendah dari biasanya, likuiditas menurun dan menyebabkan pergerakan besar bisa terjadi tiba-tiba. Begitu juga dengan spread yang mendadak melebar, apalagi dengan adanya penghentian sementara perdagangan di CME, membuat volatilitas semakin tinggi.

Hal ini terlihat dari pergerakan Gold pada pukul 12:24 WIB, di mana Gold mengalami pergerakan naik turun dengan sangat cepat dalam rentang US$4.164 - US$4.184.

Tingginya volatilitas ini masih berpotensi berlanjut, secara fundamental Gold masih ditopang oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Sehingga ada potensi Gold masih akan naik.



OIL
Harga Oil (CLS10) naik ke US$59,10 per barel pada perdagangan kemarin. Namun, kenaikan ini masih terbatas mengingat meningkatnya peluang berakhirnya perang Rusia–Ukraina. Menjelang sesi Eropa, Oil kembali tertekan.

Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebut proposal perdamaian Donald Trump dapat menjadi dasar kesepakatan ke depan turut meningkatkan kekhawatiran oversupply, terutama jika sanksi terhadap Rusia dicabut dan pasokan kembali membanjiri pasar.

Namun, saat ini Oil tidak dapat diperdagangkan akibat isu teknikal di Chicago Mercantile Exchange.



EURUSD
EURUSD turun tipis 10 poin ke 1,15934 pada perdagangan Kamis, menghentikan reli tiga hari beruntun. EURUSD tertekan akibat data dari Jerman kemarin menunjukkan konsumen Jerman masih pesimistis terhadap kondisi ekonomi ke depannya.

Tekanan tersebut masih berlanjut pada awal perdagangan sesi Eropa.Tetapi jika data penjualan ritel Jerman dirilis lebih tinggi dari forecast, ada potensi EURUSD akan mendapat sentimen positif.



GBPUSD
GBPUSD turun tipis 39 poin (hampir 4 pip) ke 1,32340 pada perdagangan kemarin, mengakhiri reli lima hari beruntun. Pasangan mata uang ini turun akibat aksi profit taking setelah mencapai level tertinggi satu bulan.

Menjelang sesi Eropa, GBPUSD mencoba menguat kembali. Anggaran kenaikan pajak yang diajukan Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves disambut positif oleh pelaku pasar karena dianggap memberikan ruang lebih besar untuk mencapai target fiskal, sehingga dapat menopang ekonomi Inggris yang melambat.

Sentimen ini diperkirakan masih memengaruhi GBPUSD pada sesi Eropa.



USDJPY
USDJPY turun 146 poin ke 156,228 pada perdagangan kemarin dan melemah lebih lanjut hari ini. Dolar AS mencoba rebound, namun penguatan masih terbatas akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan peluang Hassett menjadi Gubernur The Fed dengan pendekatan lebih dovish.

Data Jepang menunjukkan produksi industrial dan penjualan ritel yang lebih kuat dari ekspektasi, sementara tingkat pengangguran tetap stabil memberikan sentimen positif tambahan bagi yen. Spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga bulan depan juga terus menguat.

Sentimen ini diperkirakan masih membayangi pergerakan USDJPY pada sesi Eropa.



NASDAQ
Nasdaq turun tipis 13 poin ke 25.300 pada perdagangan kemarin, menghentikan reli empat hari. Libur Thanksgiving membuat aktivitas perdagangan minim, sehingga pergerakan terbatas dan penurunan kecil terjadi akibat profit taking.

Pada awal perdagangan hari ini Nasdaq mencoba menguat kembali. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan kemungkinan Hassett yang lebih dovish akan memimpin bank sentral tetap menjadi pendorong sentimen positif. Namun, isu teknikal pada CME yang disebabkan gangguan sistem pendingin pusat data CyrusOne membuat Nasdaq saat ini belum bisa diperdagangkan.


Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: Nomor 178/
BAPPEBTI/SI/I/2003
Otoritas Jasa Keuangan: Nomor S-126/PM.02/2025
Bank Indonesia: Nomor 27/214/DPPK/Srt/B
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: Nomor 010/SPKB/ICDX/DIR/
III/2010
Bursa Berjangka Jakarta: Nomor SPAB-044/BBJ/03/02
Indonesia Clearing House: Nomor 003/SPKK/ICH-MIF/VII/2017
Kliring Berjangka Indonesia: Nomor 14/AK-KBI/III/2003
MEDIA SOSIAL
LOGIN
Email
Password
FORGOT PASSWORD
Scan QR untuk Download Aplikasi MIFX Sekarang Juga