Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

21/06/2018 15:05

Kehadiran bitcoin telah mengejutkan pasar semenjak akhir tahun 2017. Volatilitasnya yang sangat tinggi telah mencuri perhatian bahkan sempat dianggap sebagai peluang yang menjanjikan. Di penghujung tahun 2017 saja harga bitcoin menyentuh level tertinggi $19.891.

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Tak berselang lama, hingga kuartal kedua tahun 2018 ini, harga bitcoin memperlihatkan keanjlokannya hingga level terendah $6.760 pada 20 Juni 2018.

Jika Anda bertanya, adakah faktor penyebab kejatuhan harga bitcoin? Apakah ketertarikan pasar terhadap bitcoin berkurang? Bagaimana perbandingannya dengan pasar forex dan emas? Berikut penjelasannya.

Volume Perdagangan Bitcoin Menurun

Mengutip laporan News BTC yang dirilis pada 18 Juni 2018, volume perdagangan bitcoin telah turun tajam hingga menyentuh batas bawah $10 miliar atau lebih dari 80% dari volume perdagangan tertinggi pada Januari 2018 yang mencapai di atas $68 miliar.

Bitcoinity juga mencatat, rata-rata volume transaksi harian bitcoin di bulan April 2018 telah menurun hingga 70% dibandingkan dengan puncaknya pada akhir tahun 2017.

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Salah satu analis Fundstrat Tom Lee mengatakan, beberapa alasan yang dapat menjadi faktor turunnya volume transaksi bitcoin antara lain ketidakpastian mengenai regulasi dan kekhawatiran investor atas manipulasi harga. Kurangnya transparansi harga dalam industri perdagangan cryptocurrency turut menjadi sentimen berkurangnya minat pasar terhadap bitcoin. 

Melambatnya Pertumbuhan Pengguna Wallet File

Kejenuhan pasar terhadap bitcoin juga terlihat dari pertumbuhan pengguna wallet file yang melambat. Berdasarkan laporan Blockchain.info, di kuartal pertama tahun 2018, pengguna wallet file hanya tumbuh 3,7%. Turun tajam dari pertumbuhan tertinggi di kuartal terakhir tahun 2017 di angka 7,6% - momen saat bitcoin dan cryptocurrency lainnya sedang mencapai harga tertinggi.

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Pertumbuhan tersebut diprediksi akan semakin melambat seiring pasar kini sudah bersikap skeptis pada pergerakan harga cryptocurrency yang dinilai hanya penuh dengan manipulasi dan "teori spekulasi".

Tren Bitcoin pada Mesin Pencarian Google

Riset lebih dalam menunjukkan bahwa kejenuhan para pelaku pasar terhadap bitcoin terlihat dari statistik angka pencarian kata "bitcoin" pada mesin pencarian utama dan terbesar, yaitu Google. Mengutip CNBC, Google Trends telah membukukan bahwa pencarian kata "bitcoin" telah mengalami penurunan hingga 75% di semester pertama pada tahun ini.

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Perhitungan Google Trends yang menggunakan skala 100 sebagai angka tertinggi menunjukkan, pada 1 Januari 2018 angka indeks pencarian kata "bitcoin" mencapai 37. Angka tersebut ternyata turun tajam pada awal Juni 2018 dengan peringkat hanya di angka 9.

Meningkatnya Volume Perdagangan Forex dan Emas

Berbanding terbalik dengan bitcoin
, minat investor terhadap volatilitas pasar forex dan emas justru mengalami peningkatan pada kuartal pertama tahun 2019. Sebagai pasar terbesar di dunia, forex dan emas tidak pernah kehilangan daya tariknya.



Salah satu lembaga kliring forex terbesar di AS, CLS melaporkan bahwa rata-rata volume perdagangan forex harian mereka telah mencapai $1,87 triliun antara bulan Januari dan Maret. Angka tersebut melebihi rata-rata tertinggi sebelumnya di angka $1,67 triliun pada kuartal pertama tahun 2013.

Platform Thomson Reuters juga mengalami peningkatan yang signifikan. Volume perdagangan harian rata-rata mereka berhasil mencapai $432 miliar pada bulan Mei 2018. Lebih tinggi atau naik 23% dari volume bulan Mei 2017 yang hanya mencapai $350 miliar.

Salah satu sentimen yang paling menggerakkan pasar seperti yang sudah terjadi adalah terjadinya gap kebijakan moneter antara The Fed dengan bank sentral utama lainnya. The Fed secara agresif akan melakukan pengetatan moneternya sepanjang tahun 2018 di tengah perekonomian AS yang membaik, sedangkan bank sentral lainnya lebih memilih untuk mempertahankan kebijakan moneter di tengah perekonomian yang masih lesu.

Hal tersebut masih terus akan menarik minat investor untuk mengambil peluang, karena setiap saat pasar akan bergerak seiring perubahan kebijakan, perekonomian, bahkan sampai isu politik.

Sejalan dengan forex, emas yang sifatnya sering dibandingkan dengan bitcoin - karena diperoleh dengan cara mining atau penambangan - juga menunjukkan performa yang baik . Bloomberg melaporkan, aktivitas trading di Comex exchange (bursa berjangka terbesar di dunia) telah mencapai rekor 23 juta kontrak pada kuartal pertama tahun 2018.

Meredupnya Minat Bitcoin, Forex dan Emas Semakin Cemerlang

Kenaikan volume perdagangan di pasar Comex tercatat telah melonjak tajam sebesar 130% dibandingkan ketika harga emas mencapai level terendah pada 2015. Risiko perang dagang antara AS-China, ketegangan geopolitik di Suriah dan zona euro, menjadi sentimen positif bagi perdagangan emas kifat utamanya yang digunakan sebagai aset lindung (save haven). Sehingga telah mengangkat harga emas. 



Tingginya minat investor terhadap pasar forex maupun emas, disebabkan oleh adanya peluang profit yang dapat diambil ketika harga naik maupun turun atau disebut two ways opportunity. Kondisi apapun yang sedang terjadi dalam pasar, investor (trader) dapat mendatangkan peluang.

Baca juga: Bagaimanapun Kondisi Pasar Forex, Trader Bisa Raih Profit

Bagi Anda yang tertarik pada trading forex secara gratis, Anda bisa mencoba fasilitas akun demo. Sedangkan bagi yang ingin meningkatkan kemampuan trading, bisa mempelajari ebook yang kami sediakan dengan mendaftar di sini. 

Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.