Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
Kenali 3 Macam Indikator Teknikal Berikut dalam Analisis Teknikal Anda

Kenali 3 Macam Indikator Teknikal Berikut dalam Analisis Teknikal Anda

15/11/2018 13:43
Dalam trading, Anda dapat memprediksi pergerakan harga mata uang menggunakan beberapa teknik analisis, salah satunya adalah analisis teknikal dengan chart dan indikator pergerakan harga.

Jika Anda menggunakan software MetaTrader4 atau MIFX Mobile untuk trading, terdapat bermacam indikator yang tersedia. Namun, untuk memudahkan Anda belajar trading dan mengenal dasar analisis teknikal, 3 indikator berikut merupakan yang paling populer dan mudah digunakan.

Kenali 3 Macam Indikator Teknikal Berikut dalam Analisis Teknikal Anda

Moving Average
Moving average (MA) atau dikenal sebagai rata-rata pergerakan pasar adalah indikator yang paling sering dilihat apabila seorang trader mencoba untuk membaca arah dari sebuah trend. Indikator ini menggambarkan perubahan harga rata-rata dalam suatu periode tertentu.

Moving average ditampilkan sebagai garis yang merepresentasikan harga rata-rata yang ditempuh oleh pasangan mata uang yang Anda pilih. Dengan demikian, harga yang bergerak di atas MA periode tertentu bisa dianggap sebagai sinyal harga masih berpotensi menguat, begitu pula sebaliknya.

Kenali 3 Macam Indikator Teknikal Berikut dalam Analisis Teknikal Anda

RSI (Relative Strength Index)
RSI merupakan indikator momentum perdagangan yang menunjukkan kecepatan dan besar perubahan harga pada suatu instrumen. Indikator RSI berbentuk grafik yang bergerak antara 0 - 100 dengan pembatas pada level 30 dan 70.
Pergerakan grafik yang melewati level 70 menunjukkan pola overbought atau instrumen tersebut telah hampir mencapai titik saturasi pembelian. Sebaliknya, jika grafik turun hingga ke bawah level 30, hal itu mengindikasikan oversold, atau instrumen telah kehilangan daya tariknya dan menjadi terlalu banyak dijual.

Kenali 3 Macam Indikator Teknikal Berikut dalam Analisis Teknikal Anda

Bollinger Bands & Parabolic SAR
Bollinger bands sering dianggap sebagai petunjuk volatilitas sebuah pasar. Indikator yang terdiri dari dua garis paralel ini akan terlihat saling menjauh saat volatilitas tinggi, dan akan menyempit saat kondisi pasar sedang stagnan.

Sedangkan parabolic SAR merupakan indikator berupa bulatan yang ada di bagian atas atau bawah titik grafik. Saat bulatan muncul di bagian bawah grafik, hal tersebut mengindikasikan harga akan bergerak naik, sedangkan jika muncul di atas grafik, kemungkinan yang terjadi adalah sebaliknya.

Dengan memanfaatkan ketiga indikator tersebut secara bersamaan, Anda dapat melakukan analisis teknikal dengan lebih mudah. Jika Anda tertarik mencoba trading namun belum merasa cukup percaya diri, Anda dapat mencoba akun trading demo dari Monex. Dengan akun demo, Anda dapat merasakan langsung pengalaman trading yang sesungguhnya dengan dana virtual.

Dengan begitu, Anda dapat belajar cara trading online yang lebih efektif tanpa harus khawatir akan risiko yang muncul. Klik di sini untuk membuka akun demo Anda!
Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD