Call Center   0800-11-66639
   0800-11-66639         CLIENT AREA
4 Kondisi Utama di Pasar Forex dan Komoditi

4 Kondisi Utama di Pasar Forex dan Komoditi

11/10/2017 16:54

Identifikasi kondisi pasar merupakan salah satu bagian dari trading plan agar meraih winning trades. Trader perlu mengetahui kondisi pasar terkini dengan mengenal pola grafik pergerakan harga.

Dengan mengenali kondisi pasar terkini maka trader akan tahu kapan harus masuk (entry) maupun kapan harus keluar (exit), untuk selanjutnya menentukan stop loss (SL) atau take profit (TP).

Ada empat pola grafik di pasar, yaitu: Trending, Throttling, Flat, dan Cyclical.

  1. Trending

Pada pola grafik trending, harga bergerak menuju satu arah, ke atas atau ke bawah. Dalam trending, trader memukan pola bullish atau bearish.

Ada dua kemungkinan pergerakan harga selanjutnya, yaitu:

  • Harga bisa terpental dari garis tren dan melanjutkan tren.
  • Harga bisa menembus garis tren dan menyebabkan pembalikan arah. Kondisi inilah yang dinamakan breakout dan saatnya trader untuk masuk pasar mengambil posisi, jika tren ke atas ambil posisi beli sementara tren ke bawah ambil posisi jual.

 

  1. Cyclical

Trader akan mengenali pola ini jika harga bergerak naik dan turun dalam dalam range dan waktu tertentu. 

Dalam kondisi pasar demikian, trader disarankan untuk trading jangka pendek dan target level yang sesuai dengan range dan siklus yang terbentuk.

 

  1. Throttling

Berbeda dengan cyclical, dalam pola throttling, harga bergerak naik turun dengan tajam dalam range yang tidak tentu. 

Karena polanya hampir mirip dengan cyclical, trader disarankan untuk trading dalam jangka pendek juga, namun menggunakan stop loss lebih lebar dan trading sesuai dengan pola yang terbentuk.

 

  1. Flat

Dalam kondisi pasar yang flat harga bergerak dalam range sempit dengan volatilitas rendah. Beberapa pelaku pasar mengatakan tidak ada nilai trading saat pasar bergerak flat dengan kata lain trader disarankan tidak trading. 

Padahal trader bisa menemukan level resistance dalam kondisi pasar demikian dengan garis yang menghubungkan puncak harga. Sementara level support ditemukan dengan garis yang menghubungkan lembah harga. Karena itu trader disarankan menemukan level support resisten terdekat dan trading hanya jika kondisi breakout sudah terbentuk.

 

Pengenalan kondisi pasar saat trader akan memulai trading sangatlah penting dan merupakan awal dari trading plan. Untuk memaksimalkan potensi profit, trader tentu perlu mengurangi potensi risiko kerugian. Bagaimana caranya? Pelajari caranya dengan klik link ini.

Selanjutnya
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
 
LEGALITAS
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi: 178/BAPPEBTI/SI/I/2003
Bursa Berjangka Jakarta: No. SPAB-044/BBJ/03/02
Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia: No. 010/SPKB/ICDX/Dir/III/2010
Kliring Berjangka Indonesia: No. 14/AK-KBI/III/2003
Indonesia Clearing House: No. 003/SPKK/ISI-MIF/V/2010
SOCIAL MEDIA
Our Facebook Our Instagram Our Twitter Our Youtube
PT. Monex Investindo Futures beroperasi berdasarkan izin dan berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, merupakan anggota bursa BBJ dan BKDI dan anggota kliring berjangka KBI & Indonesia Clearing House.
LOGIN
FORGOT PASSWORD