panahkanan

Detail Berita

image
compass
Macro Overview
Sesi Amerika

Gold Perpanjang Reli, Risiko Global Jadi Pendorong

Gold
Oil
EURUSD
GBPUSD
USDJPY
Nasdaq

26 Desember 202517:32 WIB


Volatilitas tinggi terus mewarnai pasar pada perdagangan sesi Eropa Jumat (26/12/2025). Tidak terdapat perubahan signifikan dari sisi fundamental. Pasar masih digerakkan oleh meningkatnya tensi geopolitik global setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melancarkan serangan terhadap ISIS atas permintaan otoritas Nigeria.Di sisi lain, ketegangan antara AS dan Venezuela juga masih berlanjut, seiring dengan berlakunya blokade AS terhadap pengiriman Oil dari Venezuela. Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan ketidakpastian pasar dan mendorong pelaku pasar bersikap lebih berhati-hati.Selain faktor geopolitik, ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan pemangkasan suku bunga sebanyak dua hingga tiga kali pada tahun 2026, lebih agresif dibanding proyeksi resmi The Fed yang hanya mengindikasikan satu kali pemangkasan, masih mempengaruhi pergerakan pasar.Sentimen-sentimen tersebut masih akan menjadi penggerak utama pasar pada perdagangan sesi AS.


GOLDHarga Gold (XAUUSD) melonjak US$51,57 atau 515,7 pip ke US$4.531,18 per troy ons pada perdagangan sesi Eropa, sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yang baru.Pendorong utama kenaikan berasal dari meningkatnya tensi geopolitik global. Serangan AS terhadap ISIS serta berlanjutnya blokade AS terhadap pengiriman Oil Venezuela semakin memperbesar ketidakpastian pasar, sehingga mendorong peningkatan permintaan terhadap aset safe haven.Selain itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih agresif pada tahun depan juga tetap menjadi faktor pendukung utama pergerakan Gold.Dengan kombinasi sentimen tersebut, harga Gold masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi AS.


OILHarga Oil (CLS10) naik US$0,21 ke US$58,59 per barel pada perdagangan sesi Eropa. Sentimen positif masih berasal dari berlanjutnya blokade AS terhadap pengiriman Oil Venezuela, serta kerusakan infrastruktur energi Rusia akibat serangan Ukraina.Kedua faktor tersebut membatasi pasokan Oil global dan meredakan kekhawatiran oversupply yang sebelumnya menekan harga.Dengan kondisi tersebut, harga Oil masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi AS.


EURUSDEURUSD berbalik arah tertekan 113 poin atau 11 pip ke 1,17664 pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan muncul setelah dolar AS mendapatkan sentimen positif jangka pendek, menyusul data aktual klaim tunjangan pengangguran yang dirilis Rabu malam, mengindikasikan pasar tenaga kerja AS masih cukup solid.Sentimen ini berpotensi terus memberikan tekanan terhadap EURUSD pada perdagangan sesi AS.


GBPUSDGBPUSD turun 286 poin atau 28 pip ke 1,34771 pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan yang terjadi serupa dengan EURUSD, di mana dolar AS mendapatkan dorongan jangka pendek setelah data ekonomi AS menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif kuat.Sentimen tersebut masih berpotensi menekan pergerakan GBPUSD pada perdagangan sesi AS.


USDJPYUSDJPY naik 548 poin atau 54,8 pip ke 156,486 pada perdagangan sesi Eropa. Kenaikan didorong oleh penguatan dolar AS yang mendapatkan sentimen positif jangka pendek dari data pasar tenaga kerja AS yang solid.Namun, penguatan masih dibatasi oleh sentimen positif terhadap yen, seiring pemerintah Jepang yang tengah mempersiapkan kemungkinan intervensi di pasar valuta asing.Dengan kondisi tersebut, dolar AS yang masih mendapat sentimen positif berpotensi tetap mendorong USDJPY pada perdagangan sesi AS, meski dengan ruang kenaikan yang lebih terbatas.


NASDAQNasdaq naik 51 indeks poin ke 25.915 pada perdagangan sesi Eropa. Penguatan indeks saham teknologi ini masih ditopang oleh optimisme pasar bahwa The Fed berpeluang memangkas suku bunga secara lebih agresif pada tahun depan.Sentimen positif tersebut berpeluang masih akan terus menopang pergerakan Nasdaq pada perdagangan sesi AS.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX

warn

close