Detail Berita
Gold Anjlok Ke Bawah US$4.500; Aksi Profit Taking Berlanjut
29 Desember 2025 • 17:20 WIB
Volatilitas tinggi terus membayangi pasar pada perdagangan sesi Eropa Senin (29/12/2025). Dari sisi fundamental, belum terdapat perubahan signifikan. Pasar masih digerakkan oleh meningkatnya tensi geopolitik global, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) terhadap ISIS serta berlanjutnya blokade AS terhadap Venezuela.Di sisi lain, optimisme pelaku pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) berpeluang memangkas suku bunga sebanyak dua hingga tiga kali pada 2026 masih cukup kuat, sehingga tetap menjadi faktor penyeimbang di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Sentimen-sentimen ini masih berlanjut mempengaruhi pergerakan pasar pada perdagangan sesi AS. Rilis data ekonomi penting AS hari ini juga perlu diperhatikan. Berikut data Trading Central:
Indeks manufaktur Dallas Fed (Des) pukul 22:30 WIB; forecast -2,5 vs sebelumnya -10,4
GOLDHarga Gold (XAUUSD) anjlok US$88,74 atau 887,4 pip ke US$4.445,49 per troy ons pada perdagangan sesi Eropa. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berlanjutnya aksi profit taking setelah reli tajam yang membawa harga Gold mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada pekan lalu.Tekanan tambahan muncul seiring meredanya permintaan aset safe haven, setelah munculnya perbincangan damai antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait upaya mengakhiri konflik Rusia–Ukraina. Perkembangan ini menurunkan tingkat ketidakpastian geopolitik dalam jangka pendek, sehingga mengurangi daya tarik Gold sebagai aset lindung nilai.Pada perdagangan sesi AS, potensi profit taking masih terbuka. Jika data aktual indeks manufaktur Dallas Fed dirilis lebih baik dibanding forecast, yang mengindikasikan perbaikan sektor manufaktur AS, Gold berpotensi menghadapi tekanan lanjutan.OILHarga Oil (CLS10) naik $0,85 ke $57,76 per barel pada perdagangan sesi Eropa. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya tensi AS–Venezuela, seiring berlanjutnya blokade AS terhadap pengiriman minyak Venezuela.Data dari S&P juga menunjukkan penurunan arus kapal tanker menuju Venezuela, yang menegaskan bahwa gangguan pasokan masih berlangsung. Sentimen ini berpotensi terus menopang harga Oil pada perdagangan sesi AS.EURUSDEURUSD naik 179 poin atau 17,9 pip ke 1,17891 pada perdagangan sesi Eropa. Pelemahan dolar AS akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih agresif pada tahun depan menjadi pendorong utama penguatan pasangan mata uang ini.Namun, rilis data ekonomi AS malam ini perlu dicermati. Jika data aktual lebih kuat dari forecast dan mencerminkan perbaikan sektor manufaktur AS, EURUSD berpotensi berbalik arah tertekan.GBPUSDGBPUSD naik 139 poin atau 13,9 pip ke 1,35117 pada perdagangan sesi Eropa. Penguatan ini juga dipicu oleh tekanan pada dolar AS, seiring pasar memperkirakan The Fed akan mengambil sikap kebijakan yang lebih dovish pada tahun depan.Pada perdagangan sesi AS, perhatian akan tertuju pada rilis data ekonomi AS. Jika data aktual lebih baik dari forecast, dolar AS berpotensi rebound dan memberikan tekanan pada GBPUSD.USDJPYUSDJPY turun 548 poin atau 54,8 pip ke 156,047 pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan berasal dari pelemahan dolar AS akibat ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang lebih dovish, serta menguatnya yen setelah munculnya sinyal potensi intervensi pasar valuta asing oleh pemerintah Jepang dan peluang pengetatan kebijakan oleh Bank of Japan (BoJ).Rilis data ekonomi AS malam ini juga akan menjadi penentu. Jika data aktual lebih kuat dari forecast, USDJPY berpotensi memangkas penurunan seiring peluang penguatan dolar AS.NASDAQNasdaq turun 123 indeks poin ke 25.731 pada perdagangan sesi Eropa. Aksi profit taking masih berlanjut setelah indeks ini mencatatkan kenaikan selama lima hari berturut-turut sebelumnya.Meski demikian, penurunan masih relatif terbatas berkat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih agresif pada tahun depan. Pada perdagangan sesi AS, rilis data ekonomi AS akan menjadi katalis utama. Jika data aktual lebih kuat dari forecast, Nasdaq berpotensi menghadapi tekanan lanjutan.
Berita Terkait
Ketidakpastian Terus Membayangi, Gold Bergerak Volatil
Pasar terus bergerak volatil selama perdagangan sesi Eropa Senin (20/4/2026). Laporan terbaru menyebutkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump m
•

Momentum Positif Terjaga, Nasdaq Berpotensi Lanjut Reli
Nasdaq mulai menunjukkan perubahan arah yang cukup signifikan setelah berhasil keluar dari tekanan tren turun pada timeframe 1 jam. Pergerakan harga k
•

Struktur LH-LL Menguat, USDJPY Berisiko Lanjut Turun
USDJPY menunjukkan kecenderungan bearish pada timeframe 1 jam setelah membentuk struktur lower high dan lower low (LH–LL) yang konsisten. Pola ini ber
•

Break Support dan Trendline, GBPUSD Masuk Fase Koreksi
Pergerakan GBPUSD pada time frame 1 jam mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah sebelumnya berada dalam fase bullish. Breaklow support channel
•
