panahkanan

Detail Berita

image
compass
Macro Overview
Sesi Amerika

Gold Berpeluang Mencetak Rekor, Tensi Geopolitik Jadi Pendorong

Oil
Gold
EURUSD
GBPUSD
USDJPY
Nasdaq

19 Januari 202616:48 WIB


Pasar bergerak relatif stabil sepanjang perdagangan sesi Eropa Senin (19/1/2026). Dari sisi fundamental, sentimen utama masih berasal dari meningkatnya tensi antara Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Negara-negara Eropa dilaporkan mengirimkan pasukan ke Greenland\, wilayah Denmark, serta menggelar latihan militer sebagai respons atas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menguasai Greenland, termasuk penggunaan kekuatan militer.

Di sisi lain, ancaman tarif impor Presiden Trump sebesar 10% yang akan diberlakukan mulai 1 Februari terhadap delapan negara Eropa, dengan potensi kenaikan hingga 25% pada 1 Juni apabila tidak tercapai kesepakatan pembelian Greenland oleh AS, semakin meningkatkan ketegangan geopolitik global.

Sentimen-sentimen ini diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar pada perdagangan sesi AS.

GOLDHarga Gold (XAUUSD) masih melanjutkan penguatan dan diperdagangkan stabil di atas level US$4.650 per troy ons pada perdagangan sesi Eropa. Kenaikan ditopang oleh meningkatnya tensi AS–Eropa, khususnya ancaman tarif Presiden Trump terhadap delapan negara Eropa yang mendorong lonjakan ketidakpastian global.

Kondisi tersebut meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven, sehingga Gold masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan sesi AS, dengan peluang mencetak rekor tertinggi baru.

OILHarga Oil (CLS10) turun $0,59 ke $58,60 per barel pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan masih berasal dari meredanya tensi AS–Iran, yang kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi oversupply minyak global.

Sentimen ini berpotensi terus menekan harga Oil pada perdagangan sesi AS.

EURUSDEURUSD melonjak 431 poin atau 43 pip ke 1,16414 pada perdagangan sesi Eropa. Pelemahan dolar AS akibat ancaman tarif Presiden Trump terhadap negara-negara Eropa menjadi pendorong utama penguatan pasangan mata uang ini.

Tekanan terhadap dolar AS diperkirakan masih berlanjut, sehingga EURUSD berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan sesi AS.

GBPUSDGBPUSD menguat 379 poin atau 37,9 pip ke 1,34152 pada perdagangan sesi Eropa. Penguatan terjadi seiring dolar AS kembali tertekan oleh meningkatnya risiko perang dagang AS–Eropa.

Sentimen tersebut masih berpotensi menopang penguatan GBPUSD pada perdagangan sesi AS.

USDJPYUSDJPY bergerak volatil dalam rentang 157,423–158,163 selama perdagangan sesi Eropa. Secara fundamental, pasangan mata uang ini masih dibayangi tekanan, di mana yen mendapatkan sentimen positif dari pernyataan hawkish Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama yang menegaskan kesiapan pemerintah Jepang untuk menahan pelemahan yen.

Di sisi lain, dolar AS juga tertekan oleh ancaman tarif Presiden Trump terhadap Eropa, sehingga tekanan terhadap USDJPY berpotensi berlanjut pada perdagangan sesi AS.

NASDAQNasdaq anjlok 409 indeks poin ke 25.271 pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan berasal dari meningkatnya ketidakpastian geopolitik, dipicu ancaman tarif Presiden Trump serta laporan pengiriman pasukan Eropa ke Greenland.

Kondisi tersebut menurunkan minat investor terhadap aset berisiko seperti saham, sehingga sentimen negatif berpotensi terus membebani Nasdaq pada perdagangan sesi AS.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX

warn

close