panahkanan

Detail Berita

image
compass
Macro Overview
Sesi Eropa

AS-Iran Saling Mengancam, Gold Anjlok

Gold
Oil
EURUSD
GBPUSD
USDJPY
Nasdaq

23 Maret 202612:24 WIB


Volatilitas tinggi kembali membayangi pasar pada awal perdagangan Senin (23/3/2026). Laporan terbaru menunjukkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tenggat waktu 48 jam kepada Iran untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz pada Sabtu lalu. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, AS mengancam akan melancarkan serangan terhadap infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik.

Merespons ultimatum tersebut, Iran kembali meningkatkan tensi dengan mengancam akan menargetkan infrastruktur energi, teknologi informasi, serta fasilitas desalinasi milik AS dan Israel. Kondisi ini membuat konflik AS-Iran kembali memanas dan meningkatkan ketidakpastian pasar.

Di luar faktor geopolitik, nada hawkish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed) pada pekan lalu masih menjadi sentimen dominan. Pelaku pasar bahkan mulai mempertimbangkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga, seiring indikasi inflasi yang masih cukup kuat.

Sentimen-sentimen tersebut berpotensi terus mempengaruhi pergerakan pasar pada perdagangan sesi Eropa.

GOLDHarga Gold (XAUUSD) anjlok US$157,21 atau 1.572 pip ke US$4.493,77 per troy ons, mencatatkan penurunan tajam selama tiga hari beruntun pada akhir pekan lalu dan masih berlanjut hari ini.

Tekanan masih berasal dari kombinasi faktor fundamental. Nada hawkish The Fed terus mengurangi daya tarik Gold sebagai aset non-yielding. Di sisi lain, konflik AS-Iran yang semakin memanas justru mendorong penguatan dolar AS sebagai safe haven utama, sehingga menambah tekanan terhadap Gold.

Dengan kondisi tersebut, Gold berpotensi tetap berada di bawah tekanan pada perdagangan sesi Eropa.

OILHarga Oil (CLS10) naik $3,43 ke $97,99 per barel pada perdagangan Jumat, dan membuka perdagangan dengan gap up hari ini. Kenaikan masih didorong oleh meningkatnya risiko gangguan pasokan global.

Konflik AS-Iran yang terus berlanjut, ditambah dengan ketidakpastian terkait pembukaan Selat Hormuz, menjaga kekhawatiran pasar terhadap supply tetap tinggi.

Selama belum terdapat kepastian terkait jalur distribusi energi global, harga Oil berpotensi tetap berada dalam tren naik pada perdagangan sesi Eropa.

EURUSDEURUSD turun 180 poin atau 18 pip ke 1,15674 pada perdagangan Jumat, dan membuka perdagangan dengan gap down hari ini. Tekanan masih berasal dari penguatan dolar AS.

Nada hawkish The Fed yang meningkatkan ekspektasi suku bunga lebih tinggi, ditambah dengan meningkatnya permintaan safe haven akibat konflik geopolitik, menjadi faktor utama yang menekan pasangan mata uang ini.

Sentimen tersebut masih berpotensi memberikan tekanan terhadap EURUSD pada perdagangan sesi Eropa.

GBPUSDGBPUSD anjlok 902 poin atau 90 pip ke 1,33336 pada perdagangan Jumat dan juga membuka perdagangan dengan gap down hari ini. Pergerakan masih didominasi oleh kekuatan dolar AS.

Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat di AS serta meningkatnya sentimen risk-off membuat GBPUSD tetap berada di bawah tekanan.

Dolar AS berpotensi melanjutkan penguatan, sehingga membuka peluang penurunan lanjutan bagi GBPUSD pada perdagangan sesi Eropa.

USDJPYUSDJPY melesat naik 1.520 poin atau 152 pip ke 159,146 pada perdagangan Jumat dan masih berlanjut naik hari ini. Kenaikan didorong oleh penguatan dolar AS yang semakin dominan.

Sentimen hawkish The Fed serta meningkatnya ketidakpastian global membuat permintaan terhadap dolar AS tetap tinggi. Hal ini berpotensi terus mendorong kenaikan pasangan mata uang ini pada perdagangan sesi Eropa.

NASDAQNasdaq anjlok 400 indeks poin ke 24.215 pada perdagangan akhir pekan, dan membuka perdagangan dengan gap down hari ini. Tekanan berasal dari meningkatnya sentimen risk-off di pasar.

Eskalasi konflik AS-Iran serta penguatan dolar AS membuat pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk saham teknologi.

Sentimen tersebut berpotensi terus memberikan tekanan terhadap Nasdaq pada perdagangan sesi Eropa.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX

warn

close