panahkanan

Detail Berita

image
compass
Macro Overview
Sesi Amerika

Ketidakpastian Terus Membayangi, Gold Bergerak Volatil

Gold
Oil
EURUSD
GBPUSD
USDJPY
Nasdaq

20 April 202617:29 WIB


Pasar terus bergerak volatil selama perdagangan sesi Eropa Senin (20/4/2026). Laporan terbaru menyebutkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur listrik dan jembatan Iran jika negosiasi gagal. Sementara itu, Iran kembali menutup Selat Hormuz akibat blokade yang masih dilakukan AS terhadap kapal tanker Iran. Iran juga menetapkan tarif bagi kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz serta melarang kapal yang berafiliasi dengan Israel untuk melintas tanpa izin.

Di sisi lain, ketidakpastian terkait perundingan lanjutan AS-Iran masih membayangi pasar. Negosiator Iran menyatakan tidak memiliki rencana untuk menghadiri perundingan, sementara kesepakatan gencatan senjata dengan AS semakin mendekati akhir.

Pada hari ini, AS juga dilaporkan melakukan serangan serta penyitaan paksa terhadap kapal kargo Iran yang melintasi Teluk Oman. Hal ini semakin meningkatkan tensi antara AS dan Iran.

Sentimen-sentimen tersebut berpotensi terus mempengaruhi pergerakan pasar pada perdagangan sesi AS.

GOLDHarga Gold (XAUUSD) bergerak volatil dalam rentang US$4.737,13–US$4.841,22 per troy ons selama perdagangan sesi Eropa. Sentimen negatif masih membayangi pergerakan Gold, salah satunya berasal dari ketidakpastian terkait perundingan lanjutan AS-Iran, dengan pernyataan negosiator Iran yang tidak berencana menghadiri perundingan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang infrastruktur listrik dan jembatan Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Selain itu, laporan mengenai serangan dan penyitaan kapal kargo Iran oleh AS di Teluk Oman semakin meningkatkan keraguan pasar terhadap kelanjutan kesepakatan gencatan senjata yang akan segera berakhir.

Sentimen negatif tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap Gold pada perdagangan sesi AS.

OILHarga Oil (CLS10) sedikit terkoreksi pada perdagangan sesi Eropa, setelah sempat melesat naik $5,54 ke $89,54 per barel pada hari ini. Sentimen positif masih didukung oleh ketidakpastian perundingan lanjutan AS-Iran.

Di sisi lain, Iran menetapkan regulasi baru bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, termasuk pengenaan tarif serta pembatasan bagi kapal yang berafiliasi dengan Israel tanpa izin.

Sentimen positif tersebut berpotensi terus mendorong kenaikan Oil pada perdagangan sesi AS.

EURUSDEURUSD bergerak volatil dalam rentang 1,17461–1,17709 selama perdagangan sesi Eropa, seiring pergerakan dolar AS yang juga fluktuatif. Namun, secara fundamental dolar AS masih mendapatkan dukungan dari meningkatnya tensi geopolitik dan ketidakpastian perundingan lanjutan AS-Iran, termasuk laporan serangan dan penyitaan kapal Iran oleh AS.

Pada perdagangan sesi AS, sentimen tersebut berpotensi berlanjut dan menekan EURUSD.

GBPUSDGBPUSD turun 311 poin atau 31 pip ke 1,34809 pada perdagangan sesi Eropa. Tekanan berasal dari ketidakpastian perundingan lanjutan AS-Iran, serta meningkatnya tensi setelah laporan serangan dan penyitaan kapal kargo Iran oleh AS di Teluk Oman.

Sentimen negatif tersebut masih berpotensi menekan GBPUSD pada perdagangan sesi AS.

USDJPYUSDJPY naik 656 poin atau 65 pip ke 159,190 pada perdagangan sesi Eropa. Kenaikan didorong oleh meningkatnya tensi AS-Iran serta ketidakpastian terkait keberlanjutan perundingan, yang meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.

Sentimen tersebut berpotensi terus mendorong kenaikan USDJPY pada perdagangan sesi AS.

NASDAQNasdaq memangkas penurunan pada perdagangan sesi Eropa setelah sempat anjlok ke 26.533 pada hari ini. Indeks masih dibayangi sentimen negatif akibat meningkatnya tensi AS-Iran serta ketidakpastian terkait perundingan lanjutan, meskipun kesepakatan gencatan senjata sudah mendekati akhir.

Sentimen tersebut masih berpotensi menekan Nasdaq pada perdagangan sesi AS.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX

warn

close