panahkanan

Detail Berita

image
compass
Macro Overview
Sesi Eropa

Damai AS-Iran Bikin Harga Gold Naik Tinggi, Oil Anjlok ke Bawah US$80!

Gold
Oil
EURUSD
GBPUSD
USDJPY
Nasdaq

15 Juni 202612:50 WIB


Pasar finansial global langsung bergerak dengan volatilitas tinggi begitu perdagangan Senin (15/6/2026) dibuka. Sebabnya, Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mencapai kesepakatan damai.

Kesepakatan tersebut awalnya disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, melalui akun media sosialnya pada Minggu kemarin. Sharif mengatakan upacara penandatangan kesepakatan tersebut akan dilakukan pada Jumat, 19 Juni mendatang di Swiss.

Beberapa saat kemudian, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi hal tersebut, dengan menyatakan kesepakatan dengan Iran sudah tercapai. Selain itu, Trump juga menyatakan Selat Hormuz akan dibuka pada Jumat nanti

Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan Gold pada perdagangan sesi Eropa, selain juga rilis data ekonomi. Berikut data dari Trading Central:

  • Produksi industri zona euro (April/month-on-month) pukul 16:00 WIB; forecast 0,5% vs sebelumnya 0,2%.

GOLDHarga Gold (XAUUSD) langsung melesat begitu perdagangan Senin dibuka. Gold menyentuh level tertinggi harian US$4.335,36 per troy ons, naik lebih dari US$117 atau 1.170 pip.

Gold mendapat sentimen positif dari penurunan harga Oil merespon kesepakatan AS-Iran. Penurunan tajam Oil, apalagi jika terus berlanjut, bisa meredakan tekanan inflasi di Amerika Serikat.

Kondisi tersebut membuat The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga guna meredam inflasi. Alhasil, Gold mendapat sentimen positif dan masih akan berlanjut pada perdagangan sesi Eropa.

OIL Harga Oil (CLS10) anjlok US$4.27 ke US$79,99 per barel pada perdagangan hari ini, level tersebut merupakan yang terendah dalam tiga bulan terakhir.

Oil langsung merosot merespon pernyataan Trump yang menyebutkan Selat Hormuz akan dibuka pada Jumat pekan ini. Pembukaan tersebut berpotensi meningkatkan pasokan Oil dari Timur Tengah, sehingga memberikan tekanan terhadap harga Oil.

Sentimen tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan Oil pada perdagangan sesi Eropa.

EURUSD Kesepakatan damai AS-Iran membuat daya tarik dolar AS sebagai safe haven menurun, dampaknya EURUSD melesat 575 poin (57,5 pip) ke 1,16218 pada perdagangan hari ini.

Sentimen positif bagi EURUSD berpotensi bertambah pada perdagangan sesi Eropa, terutama jika data produksi industri zona euro dirilis lebih tinggi dari forecast.

GBPUSD Sama dengan EURUSD, pasangan mata uang ini naik 624 poin (62,4 pip) ke 1,34608 pada perdagangan hari ini. Selain menurunnya daya tarik sebagai safe haven, dolar juga tertekan akibat menurunnya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed.

Berdasarkan data dari perangkat FedWatch, pelaku pasar saat ini melihat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember sebesar 59%, turun jauh dari pekan lalu yang mencapai 99%.

Hal tersebut membuat tekanan bagi dolar cukup kuat, sehingga memberikan sentimen positif ke GBPUSD.

USDJPY USDJPY bergerak volatil dalam rentang 159,727-160,230 pada perdagangan hari ini. Pergerakan tersebut menunjukkan yen masih relatif lemah, sehingga USDJPY tetap bertahan di kisaran 160,000. Level tersebut merupakan zona intervensi pemerintah Jepang.

Jika intervensi dilakukan, USDJPY berpotensi turun tajam.

NASDAQNasdaq melesat ke 30.243 pada perdagangan hari ini, naik 565 indeks poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat. Nasdaq mendapat sentimen positif dari kesepakatan damai AS-Iran serta menurunnya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed.

Dua faktor tersebut berpotensi terus memberikan sentimen positif bagi Nasdaq pada perdagangan sesi Eropa.

Dapatkan update mengenai promo, trading tools, dan berita terbaru dari MIFX

warn

close